Sinergi dengan Pemerintah, PKSS Dorong Pengembangan SDM Berkualitas
Jum'at, 21 November 2025 - 19:24 WIB
loading...
PKSS dorong pengembangan SDM berkualitas. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian PPN/ Bappenas menetapkan transformasi digital dan penguatan ketenagakerjaan sebagai prioritas utama dalam RPJMN 2025–2029. Tujuannya meningkatkan produktivitas, memperkuat pendidikan vokasi, serta memastikan tersedianya tenaga kerja kompeten yang mampu memenuhi kebutuhan industri di tengah perubahan teknologi dan pasar kerja yang semakin dinamis.
Merespons hal ini, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) memperluas akses pengembangan karier bagi talenta muda, melalui perluasan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga vokasi. Upaya ini dilakukan untuk mensinergikan dunia industri dengan pendidikan, guna menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan adaptif.
Business Director PKSS, Moh. Harsono, menegaskan, kolaborasi pendidikan–industri menjadi kunci penyediaan SDM yang siap kerja.
Baca juga: Hari Sadar Risiko Nasional 2025, Bappenas Sebut Pentingnya Penerapan MRPN
“Kami percaya bahwa dunia pendidikan dan dunia industri tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kerja sama ini akan membuka ruang yang lebih luas bagi para lulusan untuk mendapatkan pengalaman nyata dan kesempatan karier yang lebih baik,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Kebutuhan tenaga terampil yang meningkat seiring perubahan industri mendorong PKSS, perusahaan yang bergerak di bidang solusi sumber daya manusia, memperkuat ekosistem penyiapan SDM.
Melalui kemitraan tersebut, PKSS menawarkan beragam program seperti job portal, job posting, pelatihan karier, campus engagement, program magang, hingga rekrutmen langsung bagi mahasiswa dan lulusan baru.
Baca juga: Menteri Bappenas dan Bupati PPU Sepakat Penajam Paser Utara Jadi Gerbang IKN
Sepanjang 2025, PKSS menjalin kolaborasi dengan sejumlah institusi pendidikan, antara lain Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), UPN Veteran Yogyakarta, serta lembaga pelatihan vokasi Jogja Flight Indonesia.
Penandatanganan nota kesepahaman dengan tiga lembaga tersebut menjadi pintu masuk PKSS untuk memperkuat jangkauan layanan serta membuka peluang karier yang lebih luas bagi lulusan muda.
PKSS meyakini kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, antara lain memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta, memenuhi kebutuhan industri terhadap tenaga kompeten, serta mendukung dunia usaha memiliki SDM berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pasar.
“Kerjasama PKSS dengan perguruan tinggi dan Lembaga vokasi merupakan bentuk kontribusi nyata kami dalam membangun generasi muda yang inovatif, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, di tengah dinamika industri yang terus berkembang,” ucapnya.
Merespons hal ini, PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) memperluas akses pengembangan karier bagi talenta muda, melalui perluasan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga vokasi. Upaya ini dilakukan untuk mensinergikan dunia industri dengan pendidikan, guna menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan adaptif.
Business Director PKSS, Moh. Harsono, menegaskan, kolaborasi pendidikan–industri menjadi kunci penyediaan SDM yang siap kerja.
Baca juga: Hari Sadar Risiko Nasional 2025, Bappenas Sebut Pentingnya Penerapan MRPN
“Kami percaya bahwa dunia pendidikan dan dunia industri tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kerja sama ini akan membuka ruang yang lebih luas bagi para lulusan untuk mendapatkan pengalaman nyata dan kesempatan karier yang lebih baik,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Kebutuhan tenaga terampil yang meningkat seiring perubahan industri mendorong PKSS, perusahaan yang bergerak di bidang solusi sumber daya manusia, memperkuat ekosistem penyiapan SDM.
Melalui kemitraan tersebut, PKSS menawarkan beragam program seperti job portal, job posting, pelatihan karier, campus engagement, program magang, hingga rekrutmen langsung bagi mahasiswa dan lulusan baru.
Baca juga: Menteri Bappenas dan Bupati PPU Sepakat Penajam Paser Utara Jadi Gerbang IKN
Sepanjang 2025, PKSS menjalin kolaborasi dengan sejumlah institusi pendidikan, antara lain Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), UPN Veteran Yogyakarta, serta lembaga pelatihan vokasi Jogja Flight Indonesia.
Penandatanganan nota kesepahaman dengan tiga lembaga tersebut menjadi pintu masuk PKSS untuk memperkuat jangkauan layanan serta membuka peluang karier yang lebih luas bagi lulusan muda.
PKSS meyakini kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, antara lain memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta, memenuhi kebutuhan industri terhadap tenaga kompeten, serta mendukung dunia usaha memiliki SDM berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pasar.
“Kerjasama PKSS dengan perguruan tinggi dan Lembaga vokasi merupakan bentuk kontribusi nyata kami dalam membangun generasi muda yang inovatif, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, di tengah dinamika industri yang terus berkembang,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :