Forum Pemred Kampanyekan Lawan Hoaks di Run for Good Journalism
Minggu, 16 November 2025 - 10:44 WIB
loading...
Forum Pemred menggelar ajang lari Run for Good Journalism di Unika Atma Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (16/11/2025) pagi. Dalam ajang ini, Forum Pemred turut mengampanyekan lawan hoaks. Foto/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Forum Pemred menggelar ajang lari bertajuk "Run for Good Journalism" di Unika Atma Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (16/11/2025) pagi. Dalam ajang ini, Forum Pemred turut mengampanyekan lawan hoaks .
"Kita ingin mengampanyekan yang pertama, lawan hoaks. Karena kita pasti semua merasakan di tengah badai informasi ini, informasi hoaksnya banyak banget," kata Ketua Forum Pemred Indonesia Retno Pinasti saat ditemui di sela acara.
Untuk memerangi hoaks, ia menilai, peran jurnalis amat penting. Pasalnya, keberadaan jurnalis dinilai bisa hadirkan informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Saya Lihat Beberapa Tahun Ini Jurnalisnya Mingkem Semua, Kurang Galak
"Kenapa? Kita perlu mengedukasi masyarakat, meluruskan informasi-informasi yang salah. Nah, ini mungkin kita bisa rasakan waktu kerusuhan akhir Agustus lalu ya," ujar Retno.
Retno mengatakan, media mainstream berperan sangat besar untuk meluruskan informasi-informasi yang tidak karuan. "Karena itu kita sama-sama kampanyekan jurnalisme berkualitas, kita lawan hoaks dan kita dukung semuanya, kita perjuangkan kesinambungan dan sustainability media yang terverifikasi dan berintegritas."
Acara ini juga dihadiri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Pada kesempatan itu, Retno menyampaikan, pihaknya mendorong pemerintah untuk memberikan insentif pajak bagi perusahaan media.
"Salah satu inisiatif yang akan mulai kita dorong adalah no tax for knowledge. No tax for knowledge ini maksudnya adalah untuk lembaga-lembaga institusi jurnalistik yang bagus, yang terverifikasi, yang memberikan edukasi dan informasi yang benar, kalau bisa dikurangi pajaknya," pungkasnya.
"Kita ingin mengampanyekan yang pertama, lawan hoaks. Karena kita pasti semua merasakan di tengah badai informasi ini, informasi hoaksnya banyak banget," kata Ketua Forum Pemred Indonesia Retno Pinasti saat ditemui di sela acara.
Untuk memerangi hoaks, ia menilai, peran jurnalis amat penting. Pasalnya, keberadaan jurnalis dinilai bisa hadirkan informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Saya Lihat Beberapa Tahun Ini Jurnalisnya Mingkem Semua, Kurang Galak
"Kenapa? Kita perlu mengedukasi masyarakat, meluruskan informasi-informasi yang salah. Nah, ini mungkin kita bisa rasakan waktu kerusuhan akhir Agustus lalu ya," ujar Retno.
Retno mengatakan, media mainstream berperan sangat besar untuk meluruskan informasi-informasi yang tidak karuan. "Karena itu kita sama-sama kampanyekan jurnalisme berkualitas, kita lawan hoaks dan kita dukung semuanya, kita perjuangkan kesinambungan dan sustainability media yang terverifikasi dan berintegritas."
Acara ini juga dihadiri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Pada kesempatan itu, Retno menyampaikan, pihaknya mendorong pemerintah untuk memberikan insentif pajak bagi perusahaan media.
"Salah satu inisiatif yang akan mulai kita dorong adalah no tax for knowledge. No tax for knowledge ini maksudnya adalah untuk lembaga-lembaga institusi jurnalistik yang bagus, yang terverifikasi, yang memberikan edukasi dan informasi yang benar, kalau bisa dikurangi pajaknya," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :