Dirregident Korlantas Instruksikan Tingkatkan Pelayanan Publik dan Polantas Menyapa
Jum'at, 14 November 2025 - 09:36 WIB
loading...
Ditregident Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo memberikan instruksi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengoptimalkan Program Polantas Menyapa. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Direktur Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo memberikan instruksi tegas kepada jajaran di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengoptimalkan pelaksanaan Program Polantas Menyapa. Arahan ini disampaikannya dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Ditregident Korlantas Polri yang digelar di Hotel Aryaduta Bandung, Jawa Barat.
Brigjen Pol Wibowo menekankan bahwa peningkatan pelayanan publik harus berjalan seiring dengan revitalisasi dan transformasi digital di seluruh lini layanan utama seperti SIM, STNK, dan BPKB. Transformasi ini, menurutnya, menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, efisien, transparan, dan bebas pungli.
Baca juga: Kemenpan-RB Dorong Ditregident Korlantas Wujudkan Integrasi Menuju Mal Pelayanan Publik Digital
“Seluruh jajaran Ditregident harus memiliki semangat yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik. Reformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas,” tegas Brigjen Pol Wibowo, dikutip Jumat (14/11/2025).
Ditregident Korlantas Polri terus mengembangkan berbagai inovasi berbasis digital, antara lain, SINAR (SIM Nasional Presisi) untuk pembuatan dan perpanjangan SIM secara daring. SIGNAL (Samsat Digital Nasional) untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pengesahan STNK tahunan secara digital. E-BPKB serta Digital ID Regident yang terintegrasi dengan data nasional.
Selain itu, Ditregident juga mendorong sistem layanan terintegrasi dalam satu ekosistem digital Polri sehingga data dapat diakses secara cepat dan akurat. Upaya ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan transformasi digital Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, guna mewujudkan Polri yang presisi, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Baca juga: Geger Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta, Raja Kembar Jilid II di Depan Mata
Dalam kesempatan yang sama, Brigjen Pol Wibowo juga menekankan penguatan program “Polantas Menyapa” sebagai wujud nyata pelayanan humanis kepada masyarakat. Program ini mengedepankan pendekatan ramah, cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Program ini harus menjadi budaya kerja. Polantas harus hadir dengan senyum, melayani dengan hati, dan mendengar keluhan masyarakat dengan empati,” ujar Brigjen Pol Wibowo.
Program “Polantas Menyapa” dijalankan oleh jajaran Polantas di seluruh Indonesia dengan dukungan penuh dari Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, yang mendorong agar seluruh lini pelayanan lalu lintas semakin dekat dengan masyarakat dan berdampak pada peningkatan kepercayaan publik.
Melalui kombinasi transformasi digital dan pelayanan humanis, Ditregident Korlantas Polri bertekad memperkuat sistem integritas, mempercepat reformasi pelayanan, serta menjadikan jajaran lalu lintas sebagai wajah modern dan terpercaya dari institusi Polri.
Brigjen Pol Wibowo menekankan bahwa peningkatan pelayanan publik harus berjalan seiring dengan revitalisasi dan transformasi digital di seluruh lini layanan utama seperti SIM, STNK, dan BPKB. Transformasi ini, menurutnya, menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, efisien, transparan, dan bebas pungli.
Baca juga: Kemenpan-RB Dorong Ditregident Korlantas Wujudkan Integrasi Menuju Mal Pelayanan Publik Digital
“Seluruh jajaran Ditregident harus memiliki semangat yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik. Reformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas,” tegas Brigjen Pol Wibowo, dikutip Jumat (14/11/2025).
Ditregident Korlantas Polri terus mengembangkan berbagai inovasi berbasis digital, antara lain, SINAR (SIM Nasional Presisi) untuk pembuatan dan perpanjangan SIM secara daring. SIGNAL (Samsat Digital Nasional) untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor dan pengesahan STNK tahunan secara digital. E-BPKB serta Digital ID Regident yang terintegrasi dengan data nasional.
Selain itu, Ditregident juga mendorong sistem layanan terintegrasi dalam satu ekosistem digital Polri sehingga data dapat diakses secara cepat dan akurat. Upaya ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan transformasi digital Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, guna mewujudkan Polri yang presisi, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Baca juga: Geger Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta, Raja Kembar Jilid II di Depan Mata
Dalam kesempatan yang sama, Brigjen Pol Wibowo juga menekankan penguatan program “Polantas Menyapa” sebagai wujud nyata pelayanan humanis kepada masyarakat. Program ini mengedepankan pendekatan ramah, cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Program ini harus menjadi budaya kerja. Polantas harus hadir dengan senyum, melayani dengan hati, dan mendengar keluhan masyarakat dengan empati,” ujar Brigjen Pol Wibowo.
Program “Polantas Menyapa” dijalankan oleh jajaran Polantas di seluruh Indonesia dengan dukungan penuh dari Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, yang mendorong agar seluruh lini pelayanan lalu lintas semakin dekat dengan masyarakat dan berdampak pada peningkatan kepercayaan publik.
Melalui kombinasi transformasi digital dan pelayanan humanis, Ditregident Korlantas Polri bertekad memperkuat sistem integritas, mempercepat reformasi pelayanan, serta menjadikan jajaran lalu lintas sebagai wajah modern dan terpercaya dari institusi Polri.
(shf)
Lihat Juga :