Prabowo Puji PM Australia: Intelijenmu Bagus, Kau Tahu Aku Suka Bagpipe

Rabu, 12 November 2025 - 15:41 WIB
loading...
Prabowo Puji PM Australia:...
Presiden Prabowo Subianto memuji agen intelijen Australia di hadapan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memuji agen intelijen Australia di hadapan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese. Hal itu diungkap Prabowo sebelum menyelesaikan pernyataan bersama di atas Kapal HMAS Canberra, Australia, Rabu (12/11/2025).

Prabowo mengatakan agen intelijen Australia bekerja dengan sangat baik karena mengetahui bahwa dirinya menyukai musik bagpipe. Oleh karena itu, penyambutannya di Australia turut dimeriahkan dengan penampilan peniup bagpipe.

Karena itu, penyambutannya di Australia turut dimeriahkan oleh peniup bagpipe. Diketahui, bagpipe merupakan alat musik tiup kayu asal Skotlandia, yang kerap diperdengarkan dalam acara-acara resmi. "Kamu tahu, menurutku intelijenmu sangat bagus," kata Prabowo kepada Anthony.

"Kau tahu aku suka bagpipe. Jadi, aku diterima dengan bagpipe. Terima kasih banyak," imbuh Prabowo sambil tertawa.

Baca juga: Disambut Upacara Kenegaraan, Prabowo Bertemu Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn

Dalam kunjungannya kali ini, kedua negara menyepakati perjanjian keamanan baru yang akan ditandatangani pada Januari 2026. Negosiasi perjanjian tersebut secara substansial telah rampung. Prabowo menekankan bahwa kunjungannya menghasilkan kesepakatan penting bagi kerja sama keamanan kedua negara.

Indonesia, ujar Prabowo, berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang erat di bidang pertahanan dan keamanan. Prabowo menambahkan Australia merupakan tetangga dekat Indonesia, sehingga perjanjian ini menjadi bentuk penegasan tekad Indonesia untuk mempererat persahabatan antarnegara.


Prabowo kemudian menyinggung budaya bertetangga di Indonesia. Prabowo mencontohkan pepatah yang sering dikutip masyarakat, bahwa tetangga adalah pihak pertama yang akan membantu saat seseorang menghadapi keadaan darurat.

Baca juga: Perjanjian Keamanan Baru Disepakati Prabowo-Albanese di Atas Kapal HMAS Canberra

"Saya telah berulang kali menekankan bahwa kita tidak dapat memilih tetangga kita, terutama negara-negara seperti kita. Sudah menjadi takdir kita untuk menjadi tetangga langsung. Jadi, marilah kita hadapi takdir kita dengan niat terbaik," ujar Prabowo.

Sementara itu, PM Anthony Albanese menyampaikan perjanjian tersebut merupakan bentuk pengakuan kedua negara bahwa cara terbaik menjaga perdamaian dan stabilitas adalah dengan bertindak bersama.

Sebagian besar isi perjanjian didasarkan pada perjanjian keamanan penting yang ditandatangani oleh pemerintahan Presiden ke-2 RI Soeharto tiga dekade lalu, serta memperkuat Perjanjian Lombok 2006 yang menegaskan kembali integritas dan kedaulatan wilayah Indonesia. "Perjanjian ini juga dibangun berdasarkan perjanjian kerja sama pertahanan yang kita tandatangani bersama tahun lalu," ujar Albanese.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved