DPR Desak Polisi Usut Dalang Kasus Kebakaran Rumah Hakim Kasus Korupsi Jalan Sumut
Kamis, 06 November 2025 - 16:17 WIB
loading...
Anggota DPR Rudianto Lallo mendesak polisi mengungkap dalang di balik kebakaran rumah Ketua Majelis Hakim Medan Khamozaro Waruwu. Diketahui, Khamozaro menangani perkara korupsi proyek jalan Rp231 miliar. Foto: Ilustrasi/Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo mendesak aparat kepolisian mengungkap dalang di balik peristiwa kebakaran rumah Ketua Majelis Hakim Medan Khamozaro Waruwu. Diketahui, Khamozaro menangani perkara korupsi proyek jalan senilai Rp231 miliar.
"Kita tanpa suudzon berharap kebakaran yang dialami hakim Tipikor di PN Sumut, polisi harus mengungkap motif dalang atau siapa pelaku kebakaran rumah yang dinilai janggal. Itu harapan kita," ujar Lallo, Kamis (6/11/2025).
Baca juga: KPK Panggil 16 Saksi Dugaan Korupsi Jalan di Sumut, Ada Wali Kota hingga Mantan Bupati
Menurut dia, pengusutan hingga tuntas sangat penting. Pasalnya, ini akan menjadi sinyal bagi hakim lainnya bahwa negara memberikan perlindungan dan jaminan keamanan kepada mereka.
Dengan begitu, hakim bisa tetap bekerja dalam mengurus suatu perkara dengan independen, tanpa harus ada tekanan dari pihak mana pun.
"Jangan sampai teror yang banyak dialami penegak hukum ini, kemudian menurunkan tekad memberantas korupsi tadi yang mana beliau sedang menangani kasus korupsi," katanya.
"Jadi kebakaran yang dinilai janggal dan tiba-tiba, dan cepat, ini bisa diungkap, motif atau penyebab kebakaran. Karena kita tidak mau hal serupa terjadi di teman-teman lain supaya hakim merasa terlindungi dalam memutus perkara betul-betul, sungguh-sungguh independensi terjaga," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Hakim Khamozaro Waruwu tengah menangani kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan korupsi jalan di Sumut yang menyeret mantan Kepala Dinas PUPR Topan Obaja Putra Ginting.
“Saat kejadian kebakaran, saya sedang melaksanakan sidang seperti biasa di Pengadilan Negeri Medan,” ujar Khamozaro, Rabu (5/11/2025).
Sebelum kebakaran, dia sering menerima telepon dari nomor tidak dikenal yang langsung dimatikan setelah diangkat.
"Kita tanpa suudzon berharap kebakaran yang dialami hakim Tipikor di PN Sumut, polisi harus mengungkap motif dalang atau siapa pelaku kebakaran rumah yang dinilai janggal. Itu harapan kita," ujar Lallo, Kamis (6/11/2025).
Baca juga: KPK Panggil 16 Saksi Dugaan Korupsi Jalan di Sumut, Ada Wali Kota hingga Mantan Bupati
Menurut dia, pengusutan hingga tuntas sangat penting. Pasalnya, ini akan menjadi sinyal bagi hakim lainnya bahwa negara memberikan perlindungan dan jaminan keamanan kepada mereka.
Dengan begitu, hakim bisa tetap bekerja dalam mengurus suatu perkara dengan independen, tanpa harus ada tekanan dari pihak mana pun.
"Jangan sampai teror yang banyak dialami penegak hukum ini, kemudian menurunkan tekad memberantas korupsi tadi yang mana beliau sedang menangani kasus korupsi," katanya.
"Jadi kebakaran yang dinilai janggal dan tiba-tiba, dan cepat, ini bisa diungkap, motif atau penyebab kebakaran. Karena kita tidak mau hal serupa terjadi di teman-teman lain supaya hakim merasa terlindungi dalam memutus perkara betul-betul, sungguh-sungguh independensi terjaga," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Hakim Khamozaro Waruwu tengah menangani kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan korupsi jalan di Sumut yang menyeret mantan Kepala Dinas PUPR Topan Obaja Putra Ginting.
“Saat kejadian kebakaran, saya sedang melaksanakan sidang seperti biasa di Pengadilan Negeri Medan,” ujar Khamozaro, Rabu (5/11/2025).
Sebelum kebakaran, dia sering menerima telepon dari nomor tidak dikenal yang langsung dimatikan setelah diangkat.
(jon)
Lihat Juga :