Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 3 Menteri Ini Dinilai Berkinerja Terbaik
Senin, 20 Oktober 2025 - 17:35 WIB
loading...
Hari ini tepat setahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto/Dok SindoNews/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Hari ini tepat setahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan mengungkapkan tiga menteri dalam Kabinet Merah Putih yang menunjukkan kinerja terbaik berdasarkan hasil berbagai survei publik satu tahun pemerintahan berjalan.
Iwan berpendapat, secara umum tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo masih sangat positif, bahkan berada di atas 80 persen. Namun di antara para pembantu presiden, terdapat tiga nama menteri yang konsisten menempati posisi teratas dalam persepsi publik.
“Yang pertama adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Saya kira Tito memang layak masuk dalam jajaran menteri dengan kinerja baik,” kata Iwan Setiawan, Senin (20/10/2025).
![Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 3 Menteri Ini Dinilai Berkinerja Terbaik]()
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan.
Baca juga: Di Sidang Kabinet 1 Tahun Pemerintahan, Prabowo Puji Teknik Jokowi Kendalikan Inflasi
Menurut dia, Tito banyak mendapat penugasan khusus dari Presiden Prabowo, termasuk mengendalikan inflasi hingga level daerah. Tugas tersebut menuntut kerja lintas kementerian di bidang infrastruktur, pangan, keuangan daerah, dan pengendalian inflasi.
Di samping itu, Tito juga berperan penting menjaga inflasi tetap berada di kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen. Iwan mengatakan bahwa tingkat tersebut menjadi titik keseimbangan agar produsen dan konsumen sama-sama diuntungkan.
Tito juga dianggap berhasil mendorong pelibatan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program unggulan Presiden Prabowo, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat. “Pemerintah daerah memang perlu dilibatkan dalam pelaksanaan MBG di daerah. Karena mereka yang paling tahu kondisi teknis di lapangan, termasuk budaya dan pangan lokal yang sering dikonsumsi warga setempat,” tuturnya.
Nama kedua yang disebut Iwan adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru efektif menjabat selama satu bulan namun sudah mendapat penilaian positif dari publik. “Cukup mengejutkan karena baru dilantik, tetapi langsung memberikan warna baru di kabinet. Gaya koboinya menarik perhatian masyarakat dan menjadi pembicaraan publik,” katanya.
Iwan melihat langkah dan kebijakan yang diambil Purbaya dinilai memberi angin segar, karena tampil sebagai antitesis dari gaya kepemimpinan Menkeu sebelumnya, Sri Mulyani.
Sementara itu, menteri ketiga yang dinilai memiliki performa baik adalah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. “Performanya memang bagus, bahkan menjadi salah satu andalan Presiden Prabowo. Selalu tampil di depan dan gercep,” ucap Iwan.
Lebih lanjut Iwan mengatakan, hasil berbagai survei yang beredar belakangan ini dapat menjadi cerminan performa kinerja para menteri di mata publik. "Evaluasi ini juga penting bagi Presiden Prabowo dan jajaran kabinet untuk memperkuat kinerja pemerintahan ke depan," pungkasnya.
Iwan berpendapat, secara umum tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo masih sangat positif, bahkan berada di atas 80 persen. Namun di antara para pembantu presiden, terdapat tiga nama menteri yang konsisten menempati posisi teratas dalam persepsi publik.
“Yang pertama adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Saya kira Tito memang layak masuk dalam jajaran menteri dengan kinerja baik,” kata Iwan Setiawan, Senin (20/10/2025).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan.
Baca juga: Di Sidang Kabinet 1 Tahun Pemerintahan, Prabowo Puji Teknik Jokowi Kendalikan Inflasi
Menurut dia, Tito banyak mendapat penugasan khusus dari Presiden Prabowo, termasuk mengendalikan inflasi hingga level daerah. Tugas tersebut menuntut kerja lintas kementerian di bidang infrastruktur, pangan, keuangan daerah, dan pengendalian inflasi.
Di samping itu, Tito juga berperan penting menjaga inflasi tetap berada di kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen. Iwan mengatakan bahwa tingkat tersebut menjadi titik keseimbangan agar produsen dan konsumen sama-sama diuntungkan.
Tito juga dianggap berhasil mendorong pelibatan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program unggulan Presiden Prabowo, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat. “Pemerintah daerah memang perlu dilibatkan dalam pelaksanaan MBG di daerah. Karena mereka yang paling tahu kondisi teknis di lapangan, termasuk budaya dan pangan lokal yang sering dikonsumsi warga setempat,” tuturnya.
Nama kedua yang disebut Iwan adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru efektif menjabat selama satu bulan namun sudah mendapat penilaian positif dari publik. “Cukup mengejutkan karena baru dilantik, tetapi langsung memberikan warna baru di kabinet. Gaya koboinya menarik perhatian masyarakat dan menjadi pembicaraan publik,” katanya.
Iwan melihat langkah dan kebijakan yang diambil Purbaya dinilai memberi angin segar, karena tampil sebagai antitesis dari gaya kepemimpinan Menkeu sebelumnya, Sri Mulyani.
Sementara itu, menteri ketiga yang dinilai memiliki performa baik adalah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. “Performanya memang bagus, bahkan menjadi salah satu andalan Presiden Prabowo. Selalu tampil di depan dan gercep,” ucap Iwan.
Lebih lanjut Iwan mengatakan, hasil berbagai survei yang beredar belakangan ini dapat menjadi cerminan performa kinerja para menteri di mata publik. "Evaluasi ini juga penting bagi Presiden Prabowo dan jajaran kabinet untuk memperkuat kinerja pemerintahan ke depan," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :