Cipayung Plus Dorong Reformasi Berkeadilan dan Penegakan Supremasi Sipil

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:01 WIB
loading...
Cipayung Plus Dorong...
Cipayung Plus menghasilkan berbagai catatan masukan untuk pemerintahan Prabowo- Gibran sebagai bahan evaluasi satu tahun pemerintahan saat Diskusi Catatan Kritis Kabinet Merah Putih di Cikini, Jakarta Pusat, belum lama ini. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Kelompok Cipayung Plus menghasilkan berbagai catatan masukan untuk pemerintahan Prabowo- Gibran sebagai bahan evaluasi satu tahun pemerintahan. Salah satunya mempertegas kedudukan sipil dan reformasi yang berkeadilan.

Cipayung Plus telah menggelar Diskusi Catatan Kritis Kabinet Merah Putih dengan mengangkat tema “Sipil Kuat Negara Berdaulat” di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/10/2025).

Baca juga: Setahun Pemerintahan Prabowo, Muncul Rekomendasi Akhiri Kabinet Tambun

Ketum Hikmahbudhi Candra Aditya mengatakan, pemerintah harus mempertegas kedudukan sipil di pos-pos jabatan strategis sebagai sumber kekuatan dari hasil semangat reformasi 1998. Reformasi yang dicanangkan pemerintah tidak boleh hanya bertendensi kepada salah satu institusi.

“Namun, perlu reformasi berkeadilan untuk seluruh institusi yang ada seperti reformasi birokrasi dan DPR,” ujarnya, Senin (20/10/2025).

Ketum IMM Riyan Betra Delza menyatakan dinamika kebangsaan yang terjadi baru-baru ini kerusuhan 25 Agustus 2025 hingga awal September 2025 menjadi alarm penting bagi sektor keamanan Indonesia.

Dia mendorong Polri menjadi institusi terdepan dalam menguatkan sektor keamanan. Selain itu, dia berharap adanya regenerasi dalam tubuh DPR.

“Pemerintah perlu memperkuat Polri sebagai institusi utama untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Riyan.


Dia berharap ada pembatasan masa jabatan bagi anggota DPR untuk memberi kesempatan terutama bagi anak muda yang potensial dan kredibel menjadi wakil rakyat.

Ketua Umum LMND Muhammad Asrul mengatakan, upaya memperkuat kedaulatan negara penting bagi seluruh elemen masyarakat terutama warga sipil untuk berperan aktif dan memperkokoh kemampuan diri dalam berbagai aspek kehidupan.

Menurut dia, sipil yang kuat merupakan pilar utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara berdaulat. Kedaulatan sebuah negara tidak hanya bergantung pada kekuatan militer semata, namun juga pada kekuatan sipil yang tangguh dari aspek sosial, ekonomi, budaya, hingga politik.

“Dengan masyarakat sipil yang aktif, kritis, dan mandiri, negara dapat menghadapi berbagai tantangan baik dari dalam maupun luar negeri secara lebih efektif,” ujar Asrul.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Rekomendasi
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved