Bahlil Lahadalia Merapat ke Kediaman Prabowo di Kertanegara, Ada Apa?
Minggu, 19 Oktober 2025 - 16:17 WIB
loading...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merapat ke kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merapat ke kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). Bahlil melambaikan tangan ke awak media setibanya di kediaman Presiden Prabowo.
Pantauan SindoNews, Bahlil tiba pukul 15.55 WIB. Bahlil tampak mengenakan kemeja putih. Dia melambaikan tangan ke awak media setibanya di kediaman Presiden Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo diinformasikan memanggil menteri-menteri Kabinet Merah Putih untuk rapat terbatas. Informasi ini pun telah dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Namun, dirinya enggan memberikan pernyataan lebih detail mengenai agenda ratas pada akhir pekan yang dipimpin Presiden Prabowo itu. "Direncanakan ada (ratas) seperti biasa selama ini," katanya.
Prasetyo hanya mengatakan bahwa dalam ratas kali ini akan memanggil salah satunya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto untuk membahas lebih lanjut mengenai penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo, Muncul Rekomendasi Akhiri Kabinet Tambun
Presiden Prabowo terus memberikan atensi mengenai STEM, bahkan pembahasan mengenai hal ini bukan kali pertama. Sebelumnya, Presiden Prabowo juga membahas mengenai STEM pada ratas di kediamannya pada Kamis (16/10/2025).
Mensesneg Prasetyo yang mengikuti ratas saat itu membeberkan bahwa Presiden memberi perhatian khusus dalam menyiapkan SDM unggul di bidang STEM sekaligus mempercepat riset-riset strategis untuk mendukung swasembada nasional.
"Selain diberi tugas untuk menyiapkan sumber daya manusia terutama di bidang STEM, Bapak Presiden juga memberikan mandat kepada Menteri Diktisaintek untuk melakukan penelitian terhadap teknologi-teknologi yang memungkinkan kita mencapai swasembada energi maupun pangan," ujar Prasetyo.
Menurutnya, fokus penelitian mencakup teknologi bibit unggul, inovasi di bidang energi baru dan terbarukan, serta pengembangan teknologi pengolahan mineral dan turunannya yang bersumber dari kekayaan alam Indonesia. "Termasuk juga penelitian di bidang mineral dan turunan-turunannya dari sumber daya alam yang kita miliki," pungkasnya.
Pantauan SindoNews, Bahlil tiba pukul 15.55 WIB. Bahlil tampak mengenakan kemeja putih. Dia melambaikan tangan ke awak media setibanya di kediaman Presiden Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo diinformasikan memanggil menteri-menteri Kabinet Merah Putih untuk rapat terbatas. Informasi ini pun telah dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Namun, dirinya enggan memberikan pernyataan lebih detail mengenai agenda ratas pada akhir pekan yang dipimpin Presiden Prabowo itu. "Direncanakan ada (ratas) seperti biasa selama ini," katanya.
Prasetyo hanya mengatakan bahwa dalam ratas kali ini akan memanggil salah satunya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto untuk membahas lebih lanjut mengenai penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo, Muncul Rekomendasi Akhiri Kabinet Tambun
Presiden Prabowo terus memberikan atensi mengenai STEM, bahkan pembahasan mengenai hal ini bukan kali pertama. Sebelumnya, Presiden Prabowo juga membahas mengenai STEM pada ratas di kediamannya pada Kamis (16/10/2025).
Mensesneg Prasetyo yang mengikuti ratas saat itu membeberkan bahwa Presiden memberi perhatian khusus dalam menyiapkan SDM unggul di bidang STEM sekaligus mempercepat riset-riset strategis untuk mendukung swasembada nasional.
"Selain diberi tugas untuk menyiapkan sumber daya manusia terutama di bidang STEM, Bapak Presiden juga memberikan mandat kepada Menteri Diktisaintek untuk melakukan penelitian terhadap teknologi-teknologi yang memungkinkan kita mencapai swasembada energi maupun pangan," ujar Prasetyo.
Menurutnya, fokus penelitian mencakup teknologi bibit unggul, inovasi di bidang energi baru dan terbarukan, serta pengembangan teknologi pengolahan mineral dan turunannya yang bersumber dari kekayaan alam Indonesia. "Termasuk juga penelitian di bidang mineral dan turunan-turunannya dari sumber daya alam yang kita miliki," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :