Rapat Terbatas di Kertanegara, Prabowo Beri Arahan Khusus ke Mendikti Saintek hingga Purbaya
Kamis, 16 Oktober 2025 - 16:44 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih di rumah pribadinya, Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025). Foto/Instagram Sekretariat Kabinet
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih di rumah pribadinya, Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025). Ratas kali ini membahas bidang pertanian hingga stabilitas ekonomi.
Informasi yang diperoleh dari akun media sosial Sekretariat Kabinet tampak sejumlah menteri yang hadir di antaranya Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Kemudian, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, hingga Jaksa Agung ST Burhanuddin.
![Rapat Terbatas di Kertanegara, Prabowo Beri Arahan Khusus ke Mendikti Saintek hingga Purbaya]()
Baca juga: Presiden Prabowo Targetkan Bangun 1.000 Desa Nelayan pada 2026
“Dalam rapat tersebut, Presiden memberikan arahan pada beberapa bidang strategis,” tulis @sekteratiat.kabinet, Kamis (16/10/2025).
Selanjutnya, bidang yang menjadi pembahasan lain yakni bidang pertanian. Presiden Prabowo menugaskan Menteri Pertanian untuk segera memproduksi pupuk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau, guna meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kemudian, bidang ekonomi dan perbankan. Presiden menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) agar dapat mendorong stabilitas ekonomi nasional dan memperkuat cadangan devisa negara.
Selanjutnya, di bidang pendidikan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan agar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia agar dalam waktu dekat ini siap bekerja di sektor-sektor strategis, baik di BUMN maupun perusahaan swasta nasional.
Informasi yang diperoleh dari akun media sosial Sekretariat Kabinet tampak sejumlah menteri yang hadir di antaranya Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Kemudian, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, hingga Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Baca juga: Presiden Prabowo Targetkan Bangun 1.000 Desa Nelayan pada 2026
“Dalam rapat tersebut, Presiden memberikan arahan pada beberapa bidang strategis,” tulis @sekteratiat.kabinet, Kamis (16/10/2025).
Selanjutnya, bidang yang menjadi pembahasan lain yakni bidang pertanian. Presiden Prabowo menugaskan Menteri Pertanian untuk segera memproduksi pupuk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau, guna meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kemudian, bidang ekonomi dan perbankan. Presiden menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) agar dapat mendorong stabilitas ekonomi nasional dan memperkuat cadangan devisa negara.
Selanjutnya, di bidang pendidikan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan agar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia agar dalam waktu dekat ini siap bekerja di sektor-sektor strategis, baik di BUMN maupun perusahaan swasta nasional.
(rca)
Lihat Juga :