Cuaca Ekstrem Dominasi Kejadian Bencana di Oktober 2025

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:51 WIB
loading...
Cuaca Ekstrem Dominasi...
BNPB melaporkan kejadian cuaca ekstrem yang mengakibatkan terjadinya bencana terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia pada periode 14–15 Oktober 2025. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Cuaca ekstrem mendominasi kejadian bencana pada pertengahan Oktober 2025. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun melaporkan kejadian cuaca ekstrem tercatat terjadi di sejumlah wilayah pada periode 14–15 Oktober 2025.

Kejadian cuaca ekstrem melanda Pulau Jawa, dimana hujan deras disertai angin puting beliung selama kurang lebih 30 detik melanda Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Senin (13/10/2025). BPBD Kabupaten Probolinggo melaporkan sebanyak 22 unit rumah, dua kandang hewan ternak, dan satu lahan kayu sengon turut terdampak.

Baca juga: Pancaroba Tiba, Waspada Cuaca Ekstrem dan Hujan Es Sepekan Kedepan!

“BPBD bersama tim gabungan melakukan penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga serta mendistribusikan bantuan tambahan berupa alat kebersihan, matras, dan selimut pada Selasa (14/10/2025),” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).



Masih di Jawa Timur, hujan deras disertai angin kencang terjadi di Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Senin (13/10/2025). Sebanyak 16 unit rumah, masing-masing satu fasilitas pendidikan, umum, dan ibadah, serta empat unit tempat usaha terdampak. Enam orang mengalami luka-luka dan telah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pada hari yang sama, kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Peristiwa ini menyebabkan 11 unit rumah, masing-masing satu unit fasilitas ibadah dan tempat usaha, serta dua kandang milik warga mengalami rusak ringan di empat kecamatan.

Baca juga: BMKG Prediksi Panas Ekstrem di Jakarta dan Wilayah Lain Reda Awal November

“Selain itu, terdapat 18 titik pohon tumbang dan satu warga mengalami luka ringan. BPBD Kabupaten Klaten melakukan penanganan pohon tumbang menggunakan gergaji mesin serta membersihkan material rumah rusak,” ujar Aam sapaan Abdul Muhari.

Kemudian, kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang juga terjadi di Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (13/10/2025). BPBD Kota Cimahi melaporkan sebanyak sembilan unit rumah rusak sedang, 23 unit rumah rusak ringan, serta masing-masing satu unit fasilitas ibadah dan umum mengalami kerusakan ringan. BPBD setempat telah melakukan pendataan dan mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Sementara itu, cuaca ekstrem melanda Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Senin (13/10), yang menyebabkan 11 unit rumah mengalami kerusakan. BPBD Kabupaten Dompu melakukan pembersihan material rumah rusak, dan saat ini situasi telah kembali kondusif.

Beralih ke Provinsi Sulawesi Selatan, hujan disertai angin kencang melanda Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Senin (13/10). Peristiwa ini menyebabkan beberapa pohon tumbang yang mengakibatkan kerusakan pada 21 unit rumah serta putusnya kabel listrik. BPBD Kabupaten Pinrang bersama tim gabungan melakukan pembersihan material pohon tumbang serta memberikan bantuan kebutuhan dasar kepada warga terdampak.

Selain cuaca ekstrem, bencana hidrometeorologi basah seperti banjir juga terjadi di dua wilayah. BPBD Kota Pekanbaru melaporkan banjir yang melanda wilayahnya pada Minggu (12/10) menyebabkan 56 unit rumah terendam. BPBD Kota Pekanbaru mengerahkan pompa air dan menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatra Utara, Selasa (14/10). Banjir disebabkan oleh luapan Sungai Sei Belutu yang dipicu oleh hujan lebat. BPBD Kabupaten Serdang Bedagai melaporkan ketinggian air mencapai 80 sentimeter yang merendam 686 unit rumah, 60 hektare lahan kelapa sawit, dan 18 hektare tanaman ubi. BPBD setempat telah mendirikan dua posko darurat di lokasi terdampak. Hingga Rabu (15/10), banjir berangsur surut.

Selain itu, bencana hidrometeorologi kering berupa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Provinsi Jawa Timur, Senin (13/10). Seluas dua hektare lahan terbakar di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dan tujuh hektare lahan tebu di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD kabupaten terkait melakukan pemadaman dan pembasahan lahan di lokasi kejadian untuk mencegah munculnya titik api baru. Berdasarkan laporan per Selasa (14/10), api berhasil dipadamkan dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Aam menegaskan bahwa BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Langkah kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan memelihara drainase, memangkas pohon rimbun, serta membasahi lahan kering yang rawan Karhutla.

“Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi dan melaporkan kejadian bencana kepada BPBD atau instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” imbaunya
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
BMKG Prediksi Kemarau...
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Berlangsung Lebih Panjang
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved