Meta Istri Arya Daru Ungkap Teror Terakhir yang Dialaminya, Ada Bunga Berjajar di Makam
Selasa, 30 September 2025 - 16:05 WIB
loading...
Istri Arya Daru Pangayunan (ADP), Meta Ayu Puspitantri, membeberkan teror terakhir yang dialami atas kasus kematian suaminya. Foto/Danandaya
A
A
A
JAKARTA - Istri Arya Daru Pangayunan (ADP), Meta Ayu Puspitantri , membeberkan teror terakhir yang dialami atas kasus kematian suaminya. Ketika melakukan ziarah dengan anaknya, dia merasa kaget melihat adanya bunga berjajar di makam suaminya.
Diketahui, ADP yang merupakan diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tewas terlilit lakban di kamar kosnya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Juli 2025. "Iya, betul, yang terakhir itu, saya sama anak-anak ya ke makam, di makam itu sudah ada bunga berjajar itu. Ya bingung sih, ini siapa," kata Meta kepada wartawan seusai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XIII DPR RI, Selasa (30/9/2025).
Menurut Meta, setiap ada keluarga atau kerabat ADP yang melakukan ziarah, dia biasanya menerima kabar tersebut. Namun, kali ini dirinya tak mendapatkan informasi apa pun siapa yang telah berziarah ke makam ADP.
Baca Juga: Ibu Mertua: Arya Daru Kenal Istri Sejak Kelas 5 SD
"Karena biasanya kalau dari teman atau keluarga saya atau dari teman atau keluarga mertua saya Itu pasti konfirmasi, ‘tadi sebelumnya kita mampir loh ke sini’. Ini tidak ada yang konfirmasi sama sekali sebelumnya," tuturnya.
Dalam RDP ini, Komisi XIII DPR RI membuat poin kesimpulan salah satunya mendesak Polri mengusut ulang kematian ADP. Kesimpulan itu disetujui dengan baik oleh Meta.
Dalam kesempatan itu, Meta juga membantah adanya dugaan perselingkuhan dalam kematian ADP. Dia menyoroti barang bukti yang telah ditampilkan penyidik yakni alat kontrasepsi.
"Iya (alat kontrasepsi) , itu semuanya punya saya. Itu saya juga bingung gitu, kenapa yang dijadikan barang bukti itu? Kenapa bukan drone atau piring atau sepeda yang ada di situ?" kata Meta kepada wartawan, Selasa (30/9/2025).
Meta menegakan, "Itu barang saya semua, barang saya semua, sekarang semuanya jadi tau. Itu barang saya semua."
Diketahui, ADP yang merupakan diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tewas terlilit lakban di kamar kosnya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Juli 2025. "Iya, betul, yang terakhir itu, saya sama anak-anak ya ke makam, di makam itu sudah ada bunga berjajar itu. Ya bingung sih, ini siapa," kata Meta kepada wartawan seusai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XIII DPR RI, Selasa (30/9/2025).
Menurut Meta, setiap ada keluarga atau kerabat ADP yang melakukan ziarah, dia biasanya menerima kabar tersebut. Namun, kali ini dirinya tak mendapatkan informasi apa pun siapa yang telah berziarah ke makam ADP.
Baca Juga: Ibu Mertua: Arya Daru Kenal Istri Sejak Kelas 5 SD
"Karena biasanya kalau dari teman atau keluarga saya atau dari teman atau keluarga mertua saya Itu pasti konfirmasi, ‘tadi sebelumnya kita mampir loh ke sini’. Ini tidak ada yang konfirmasi sama sekali sebelumnya," tuturnya.
Dalam RDP ini, Komisi XIII DPR RI membuat poin kesimpulan salah satunya mendesak Polri mengusut ulang kematian ADP. Kesimpulan itu disetujui dengan baik oleh Meta.
Dalam kesempatan itu, Meta juga membantah adanya dugaan perselingkuhan dalam kematian ADP. Dia menyoroti barang bukti yang telah ditampilkan penyidik yakni alat kontrasepsi.
"Iya (alat kontrasepsi) , itu semuanya punya saya. Itu saya juga bingung gitu, kenapa yang dijadikan barang bukti itu? Kenapa bukan drone atau piring atau sepeda yang ada di situ?" kata Meta kepada wartawan, Selasa (30/9/2025).
Meta menegakan, "Itu barang saya semua, barang saya semua, sekarang semuanya jadi tau. Itu barang saya semua."
(zik)
Lihat Juga :