Prabowo Puji Inggris hingga Prancis Akui Palestina: Langkah Benar dalam Sejarah
Selasa, 23 September 2025 - 07:06 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam KTT soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat. Foto/Setpres
A
A
A
NEW YORK - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sejumlah negara besar, termasuk Inggris, Prancis, Australia, dan Portugal yang secara resmi mengakui Palestina sebagai negara merdeka. Prabowo menyebut keputusan itu sebagai langkah bersejarah dan berada di sisi yang benar.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Prabowo di KTT PBB: Jika Israel Mengakui Palestina, Indonesia Akan Akui Israel
“Kami mengapresiasi negara-negara terkemuka di dunia yang telah mengambil langkah berprinsip ini. Prancis, Kanada, Australia, Inggris, Portugal, dan banyak negara terkemuka lainnya di dunia telah mengambil langkah pada sisi yang benar dalam sejarah,” kata Prabowo dalam pidatonya, Selasa (23/9/2025).
Prabowo menegaskan bahwa pengakuan terhadap Palestina merupakan keputusan tepat yang tidak hanya berdampak saat ini, tetapi juga akan dicatat sebagai bagian penting dari perjalanan sejarah dunia.
“Pengakuan Negara Palestina adalah langkah yang tepat pada sisi yang benar dari sejarah. Bagi mereka yang belum bertindak, kami katakan, sejarah tidak berhenti,” jelasnya.
Baca juga: Prabowo Akan Suarakan Reformasi Tata Kelola Dunia saat Pidato di PBB
Prabowo kembali menyerukan kepada dunia internasional agar segera mengakui Palestina dan menghentikan perang yang masih berkecamuk di Gaza. Ia menekankan pentingnya mengatasi krisis kemanusiaan serta membangun jalan menuju perdamaian abadi.
“Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” jelasnya.
Selain itu, Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada Prancis dan Arab Saudi yang memimpin jalannya KTT tersebut. Ia menilai kepemimpinan kedua negara sangat penting dalam mendorong solusi damai bagi Palestina.
“Yang Mulia Presiden Emmanuel Macron, Presiden Republik Prancis, dan Yang Mulia Pangeran Faisal Bin Farhan Al-Saud, Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, sebagai ketua bersama pertemuan terhormat ini.”
“Yang Mulia, para ketua bersama, dan perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang terhormat, saya ingin menyampaikan penghargaan dan penghormatan tertinggi kami kepada pemerintah Prancis dan Kerajaan Arab Saudi atas kepemimpinan mereka dalam menyelenggarakan musyawarah penting ini,” sebutnya.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Prabowo di KTT PBB: Jika Israel Mengakui Palestina, Indonesia Akan Akui Israel
“Kami mengapresiasi negara-negara terkemuka di dunia yang telah mengambil langkah berprinsip ini. Prancis, Kanada, Australia, Inggris, Portugal, dan banyak negara terkemuka lainnya di dunia telah mengambil langkah pada sisi yang benar dalam sejarah,” kata Prabowo dalam pidatonya, Selasa (23/9/2025).
Prabowo menegaskan bahwa pengakuan terhadap Palestina merupakan keputusan tepat yang tidak hanya berdampak saat ini, tetapi juga akan dicatat sebagai bagian penting dari perjalanan sejarah dunia.
“Pengakuan Negara Palestina adalah langkah yang tepat pada sisi yang benar dari sejarah. Bagi mereka yang belum bertindak, kami katakan, sejarah tidak berhenti,” jelasnya.
Baca juga: Prabowo Akan Suarakan Reformasi Tata Kelola Dunia saat Pidato di PBB
Prabowo kembali menyerukan kepada dunia internasional agar segera mengakui Palestina dan menghentikan perang yang masih berkecamuk di Gaza. Ia menekankan pentingnya mengatasi krisis kemanusiaan serta membangun jalan menuju perdamaian abadi.
“Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” jelasnya.
Selain itu, Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada Prancis dan Arab Saudi yang memimpin jalannya KTT tersebut. Ia menilai kepemimpinan kedua negara sangat penting dalam mendorong solusi damai bagi Palestina.
“Yang Mulia Presiden Emmanuel Macron, Presiden Republik Prancis, dan Yang Mulia Pangeran Faisal Bin Farhan Al-Saud, Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, sebagai ketua bersama pertemuan terhormat ini.”
“Yang Mulia, para ketua bersama, dan perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang terhormat, saya ingin menyampaikan penghargaan dan penghormatan tertinggi kami kepada pemerintah Prancis dan Kerajaan Arab Saudi atas kepemimpinan mereka dalam menyelenggarakan musyawarah penting ini,” sebutnya.
(shf)
Lihat Juga :