Polri Diminta Usut Tuntas Provokator Demo Anarkis Akhir Agustus
Sabtu, 20 September 2025 - 14:14 WIB
loading...
Bangkai mobil berjejer usai terjadi pembakaran oleh massa di Kantor Polres Jakarta Timur, Sabtu (30/8/2025). Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Polri diminta menindak tegas provokator aksi anarkis yang terjadi di Jakarta dan sejumlah daerah di Indonesia pada Akhir Agustus 2025. Hal itu dianggap penting untuk memberikan efek jera.
Ketua Divisi Investigasi LSM Harimau DKI Jakarta Arul meminta aparat kepolisian mengusut tuntas para provokator yang sengaja menggerakkan aksi rusuh dengan melibatkan anak-anak muda dan pelajar.
“Anak-anak kita jangan dijadikan korban politik kotor. Provokator yang menggerakkan mereka harus diproses hukum dan dijatuhi hukuman setimpal. Itu penting untuk memberi efek jera,” kata Arul, Sabtu (20/9/2025).
![Polri Diminta Usut Tuntas Provokator Demo Anarkis Akhir Agustus]()
Baca juga: Rumor PDIP Terlibat Demo Ricuh, Guntur Romli: Informasi Sesat dan Mencari Kambing Hitam
Arul juga mendukung penuh agenda reformasi Polri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Penunjukan Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Presiden Bidang Keamanan dan Reformasi Kepolisian menjadi momentum untuk menghadirkan Polri yang profesional, dekat dengan rakyat, serta tidak ragu bertindak tegas pada dalang kerusuhan.
“Polisi harus hadir sebagai pelindung rakyat, bukan sekadar penonton. Reformasi Polri harus jalan, dan para dalang kerusuhan harus dihukum berat tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan Presiden Prabowo dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Dia menambahkan, soliditas TNI-Polri serta dukungan rakyat adalah kunci agar Indonesia tetap aman dari upaya adu domba.
“Kami berdiri bersama Presiden Prabowo, TNI, dan Polri. Tidak boleh ada pihak yang coba memecah belah. Persatuan bangsa adalah harga mati,” pungkasnya.
Ketua Divisi Investigasi LSM Harimau DKI Jakarta Arul meminta aparat kepolisian mengusut tuntas para provokator yang sengaja menggerakkan aksi rusuh dengan melibatkan anak-anak muda dan pelajar.
“Anak-anak kita jangan dijadikan korban politik kotor. Provokator yang menggerakkan mereka harus diproses hukum dan dijatuhi hukuman setimpal. Itu penting untuk memberi efek jera,” kata Arul, Sabtu (20/9/2025).

Baca juga: Rumor PDIP Terlibat Demo Ricuh, Guntur Romli: Informasi Sesat dan Mencari Kambing Hitam
Arul juga mendukung penuh agenda reformasi Polri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Penunjukan Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Presiden Bidang Keamanan dan Reformasi Kepolisian menjadi momentum untuk menghadirkan Polri yang profesional, dekat dengan rakyat, serta tidak ragu bertindak tegas pada dalang kerusuhan.
“Polisi harus hadir sebagai pelindung rakyat, bukan sekadar penonton. Reformasi Polri harus jalan, dan para dalang kerusuhan harus dihukum berat tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan Presiden Prabowo dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Dia menambahkan, soliditas TNI-Polri serta dukungan rakyat adalah kunci agar Indonesia tetap aman dari upaya adu domba.
“Kami berdiri bersama Presiden Prabowo, TNI, dan Polri. Tidak boleh ada pihak yang coba memecah belah. Persatuan bangsa adalah harga mati,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :