Hari Keselamatan LLAJ Nasional Momentum Menurunkan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Sabtu, 20 September 2025 - 09:53 WIB
loading...
Hari Keselamatan LLAJ...
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Tanggal 19 September 2025 tercatat sebagai momentum penting dalam sejarah transportasi Indonesia. Untuk pertama kalinya, bangsa ini resmi memperingati Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nasional, sebuah langkah strategis yang menjadi tonggak sejarah bagi upaya menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Tanah Air.

Lahirnya Hari Keselamatan LLAJ Nasional merupakan implementasi nyata dari Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) yang selama bertahun-tahun belum sepenuhnya terealisasi. Inisiatif ini digagas oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan dalam 5 pilar RUNK, yakni Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kesehatan, Bappenas, serta lembaga terkait lainnya.

“Peringatan Hari Keselamatan LLAJ Nasional adalah momentum bersama untuk memperkuat komitmen lintas sektor dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, yang hingga kini masih tinggi dan banyak menelan korban dari usia produktif,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Baca juga: Negara Rugi Rp71 Triliun per Tahun Akibat Kemacetan Lalu Lintas



Dukungan dari stakeholders tercermin dari pernyataan berbagai pihak. Kementerian Perhubungan menekankan pentingnya integrasi transportasi dan standar keselamatan. “Hari Keselamatan LLAJ menjadi pengingat agar setiap kebijakan transportasi menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan komitmennya menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman. “Desain dan pembangunan jalan harus selalu berorientasi pada keselamatan pengguna,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Kementerian Kesehatan menyoroti aspek penanganan korban kecelakaan. “Kapasitas layanan gawat darurat harus terus ditingkatkan untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa,” ungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Bappenas menekankan pentingnya memasukkan isu keselamatan lalu lintas dalam rencana pembangunan nasional. “Keselamatan jalan harus menjadi bagian dari perencanaan pembangunan berkelanjutan agar manfaatnya terasa lintas generasi,” ujar Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Polri melalui Korlantas berkomitmen memperkuat edukasi dan penegakan hukum. “Kami akan terus mendorong disiplin berlalu lintas dan menindak pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo.

Stakeholders lainnya seperti pemerhati transportasi dan akademisi menyatakan bahwa penetapan ini adalah lompatan besar. “Keselamatan lalu lintas bukan sekadar isu teknis, tetapi menyangkut kualitas hidup generasi bangsa,” tegas salah satu pakar keselamatan transportasi, Tri Tjahjono.

Peringatan ini diharapkan menjadi titik balik sekaligus sarana konsolidasi nasional agar keselamatan jalan tidak lagi hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama yang menyentuh aspek regulasi, infrastruktur, edukasi, penegakan hukum, hingga penanganan pascakecelakaan.

Dengan hadirnya Hari Keselamatan LLAJ Nasional, Indonesia kini memiliki ruang khusus untuk mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Lebih dari itu, penetapan ini menegaskan keseriusan negara dalam melindungi warganya dari risiko kecelakaan lalu lintas yang berdampak luas bagi kehidupan sosial dan ekonomi bangsa.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Memanusiakan Jalan Raya:...
Memanusiakan Jalan Raya: Lebih dari Sekadar Aspal dan Marka
Sahroni: Kinerja Korlantas...
Sahroni: Kinerja Korlantas Polri dalam Tangani Arus Mudik 2026 Keren, Meski Ada Catatan
Angka Kecelakaan Mudik...
Angka Kecelakaan Mudik Turun, Legislator PDIP Harap Polri Terus Tingkatkan Kinerja
Kasus Kecelakaan Arus...
Kasus Kecelakaan Arus Mudik 2026 Turun, Anggota DPR Apresiasi Polri
Menkes Sarankan Pemudik...
Menkes Sarankan Pemudik Istirahat Setiap 3 Jam: Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan
Kapolri Sebut Angka...
Kapolri Sebut Angka Kecelakaan Mudik Turun, Lemkapi: Bukti Polri Hadir untuk Masyarakat
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Rekomendasi
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Berita Terkini
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved