Danrumkital Marinir Cilandak Ajak Mahasiswa Jadi Benteng NKRI
Sabtu, 13 September 2025 - 23:08 WIB
loading...
Komandan RS Marinir Cilandak Kolonel Laut (K) Muhammad Arifin mengajak mahasiswa untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa dan negara. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Komandan RS Marinir Cilandak Kolonel Laut (K) Muhammad Arifin mengajak mahasiswa untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa dan negara. Termasuk menjadi benteng dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal itu disampaikan Kolonel Laut (K) Muhammad Arifin saat memberikan Kuliah Umum bertajuk “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara: Manajerial dan Kepemimpinan Mahasiswa". Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka penyambutan Mahasiswa Baru Angkatan 2025 Universitas Gunadarma pada Kamis, 11 September 2025.
Kuliah umum yang dilakukan secara daring ini digelar pada pukul 09.00 hingga11.30 WIB. Sebanyak 600 mahasiswa baru Universitas Gunadarma ikut dalam kuliah umum tersebut. Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Rektor III Universitas Gunadarma Irwan Bastian.
Baca juga: Komandan RSMC Kunjungi Anggotanya yang Terdampak Banjir di Jakarta, Bogor, dan Bekasi
Dalam kesempatan itu, Perwira Menegah TNI Angkatan Laut (AL) yang kerap dipanggil “Cobra” ini diundang untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa baru Universitas Gunadarma karena pengalaman dan dedikasinya untuk Negara dan bangsa selama pandemi Covid-19 sebagai Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.
Kolonel Arifin mengajak para mahasiswa untuk bangga menjadi anak Indonesia dengan memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara.
Baca juga: Peringati HUT ke-57, Rumkital Marinir Cilandak Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim
“Bentuk bela negara non fisik yang dapat dilakukan antara lain belajar secara sungguh-sungguh sebagai mahasiswa, mencintai produk dalam negeri, mempelajari dan melestarikan kebudayaan sendiri dan tidak terpengaruh budaya asing yang negatif, serta yang tidak kalah pentingnya untuk tetap berpegang teguh pada ideologi negara yaitu Pancasila dengan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari” ungkapnya, Sabtu (13/9/2025).
Kolonel Arifin mengajak mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita yang mengajak untuk berbuat hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan bangsa Indonesia. Mahasiswa harus intelek dan bisa menjadi contoh dalam berbuat, bersikap, dan bertindak sesuai dengan adat ketimuran.
“Kita jangan mudah percaya isu-isu negatif yang bertujuan untuk menghancurkan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai, oleh karena itu sebagai Gen Z, mahasiswa harus menjadi benteng dalam merajut NKRI tetap utuh dan tidak bercerai berai,” tandasnya.
Hal itu disampaikan Kolonel Laut (K) Muhammad Arifin saat memberikan Kuliah Umum bertajuk “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara: Manajerial dan Kepemimpinan Mahasiswa". Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka penyambutan Mahasiswa Baru Angkatan 2025 Universitas Gunadarma pada Kamis, 11 September 2025.
Kuliah umum yang dilakukan secara daring ini digelar pada pukul 09.00 hingga11.30 WIB. Sebanyak 600 mahasiswa baru Universitas Gunadarma ikut dalam kuliah umum tersebut. Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Rektor III Universitas Gunadarma Irwan Bastian.
Baca juga: Komandan RSMC Kunjungi Anggotanya yang Terdampak Banjir di Jakarta, Bogor, dan Bekasi
Dalam kesempatan itu, Perwira Menegah TNI Angkatan Laut (AL) yang kerap dipanggil “Cobra” ini diundang untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa baru Universitas Gunadarma karena pengalaman dan dedikasinya untuk Negara dan bangsa selama pandemi Covid-19 sebagai Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.
Kolonel Arifin mengajak para mahasiswa untuk bangga menjadi anak Indonesia dengan memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara.
Baca juga: Peringati HUT ke-57, Rumkital Marinir Cilandak Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim
“Bentuk bela negara non fisik yang dapat dilakukan antara lain belajar secara sungguh-sungguh sebagai mahasiswa, mencintai produk dalam negeri, mempelajari dan melestarikan kebudayaan sendiri dan tidak terpengaruh budaya asing yang negatif, serta yang tidak kalah pentingnya untuk tetap berpegang teguh pada ideologi negara yaitu Pancasila dengan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari” ungkapnya, Sabtu (13/9/2025).
Kolonel Arifin mengajak mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita yang mengajak untuk berbuat hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan bangsa Indonesia. Mahasiswa harus intelek dan bisa menjadi contoh dalam berbuat, bersikap, dan bertindak sesuai dengan adat ketimuran.
“Kita jangan mudah percaya isu-isu negatif yang bertujuan untuk menghancurkan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai, oleh karena itu sebagai Gen Z, mahasiswa harus menjadi benteng dalam merajut NKRI tetap utuh dan tidak bercerai berai,” tandasnya.
(cip)
Lihat Juga :