Bertemu Prabowo, Lukman Hakim Minta Aktivis yang Ditangkap saat Demo Dibebaskan

Kamis, 11 September 2025 - 23:43 WIB
loading...
Bertemu Prabowo, Lukman...
Presiden Prabowo Subianto menerima tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Istana Merdeka, Jakarta. Foto/BPMI
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta pemerintah untuk segera membebaskan seluruh aktivis, mahasiswa, hingga pelajar yang ditangkap dalam aksi demonstrasi yang berujung ricuh, Agustus lalu. Menurutnya, penahanan tersebut berpotensi mengganggu masa depan generasi muda.

Pernyataan Lukman, salah satu tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB), ini disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto ketika melakukan dialog di Istana Negara, Kamis (11/9/2025).

Dalam pertemuan, para tokoh menyampaikan sejumlah tuntutan, termasuk pembentukan komisi investigasi independen terkait kericuhan dalam demonstrasi Agustus lalu.

Baca Juga: Bertemu Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Presiden Prabowo Setuju Bentuk Tim Reformasi Kepolisian

"Selain pembentukan komisi investigasi independen adalah pembebasan semua teman-teman mahasiswa, aktivis, bahkan pelajar yang masih di bawah usia yang sampai sekarang masih ditahan. Kan itu kan mengganggu masa depan mereka semua, anak-anak kita semua. Jadi, padahal mereka nggak tahu apa-apa, sebenarnya banyak yang tidak tahu apa-apa. Jadi itu yang kami desakkan agar pemerintah segera menindaklanjuti," kata Lukman seusai pertemuan.

Lukman menekankan, investigasi independen perlu dilakukan untuk mencegah munculnya fitnah dan tuduhan yang saling dilontarkan pascakericuhan. Menurutnya, komisi tersebut harus diisi figur-figur profesional, berintegritas, dan memiliki kewenangan kuat.

"Itulah kenapa lalu kemudian agar menghilangkan semua fitnah, tuduhan-tuduhan, saling tuduh satu kepada yang lain, maka harus diinvestigasi. Dan yang melakukan investigasi adalah kami mengusulkan tidak cukup hanya tim, tapi komisi yang independen," lanjutnya.

Lukman menyebut seluruh aspirasi yang dibawa GNB penting untuk ditindaklanjuti, namun ada dua hal yang menjadi prioritas utama: pembentukan komisi investigasi independen dan pembebasan para aktivis yang masih ditahan. "Jadi itu yang kami desakkan agar pemerintah segera menindaklanjuti," pungkasnya.



Diketahui, hari ini Presiden Prabowo Subianto menerima tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan semangat kebersamaan ini membahas berbagai dinamika nasional di Tanah Air.

Para tokoh yang turut serta dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo tersebut di antaranya Sinta Nuriyah Wahid, ⁠Quraish Shihab, ⁠Pdt. Gomar Gultom, Romo Franz Magnis-Suseno, Omi K. Nurcholis Majid, Lukman Hakim Saifuddin, Erry Riyana Hardjapamekas, Alissa Wahid, Komaruddin Hidayat, Francisia SS Seda, dan ⁠Laode M Syarif.

Presiden Prabowo mengapresiasi kehadiran para tokoh yang turut memberikan perhatian terhadap isu-isu nasional. Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara Presiden dengan tokoh-tokoh yang turut aktif menyuarakan nilai moral dan pesan kebangsaan.

Baca Juga: Akhir Kisah 5 Menteri di Kabinet Merah Putih

Pertemuan pun terjalin dengan semangat kebersamaan untuk merawat demokrasi dan menjaga persatuan nasional. Dalam dialog tersebut, Presiden bersama para tokoh saling bertukar pandangan mengenai tantangan dan harapan untuk Indonesia ke depan.

Diskusi yang berlangsung tidak hanya menyoroti persoalan aktual, tetapi juga menyentuh pentingnya membangun masa depan bangsa dengan semangat inklusif, keadilan sosial, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Pertemuan di Istana ini menunjukkan keterbukaan pemerintah dalam menjalin komunikasi dengan berbagai elemen bangsa untuk bersama menjaga Indonesia yang damai dan berkeadilan. Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yakni para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Rekomendasi
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Berita Terkini
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved