Ketua DPP Partai Perindo Agus Taufiq: Kebijakan Ekonomi Perlu Realistis, Bertahap, dan Berbasis Kajian Kuat

Kamis, 11 September 2025 - 18:59 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Perindo...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ketenagakerjaan dan Pengentasan Kemiskinan Agus Taufiq menilai perubahan orientasi kebijakan ekonomi pemerintah tidak bisa dilakukan secara mendadak. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ketenagakerjaan dan Pengentasan Kemiskinan Agus Taufiq menilai perubahan orientasi kebijakan ekonomi pemerintah tidak bisa dilakukan secara mendadak. Perubahan tersebut harus dijalankan secara realistis, bertahap, dan berbasis kajian yang kuat.

Agus mengibaratkan pengelolaan ekonomi nasional seperti mengemudikan kendaraan besar. "Untuk setiap tikungan, kendaraan besar harus ambil ancang-ancang panjang dan belok perlahan. Tidak bisa seperti MotoGP yang tiba-tiba banting kiri dan kanan. Begitu juga kebijakan anggaran, tidak bisa berubah mendadak tanpa kalkulasi," katanya di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Ia menilai, pergeseran fokus dari pembangunan infrastruktur menuju ketahanan pangan merupakan hal wajar, tetapi pemerintah harus memberi waktu adaptasi bagi masyarakat. "Rakyat perlu waktu untuk menyesuaikan diri. Tanpa tahapan yang jelas, kebijakan justru akan menimbulkan beban baru," ujarnya.

Baca Juga: Purbaya Gantikan Sri Mulyani, Berikut 5 Tugas Mendesak Menkeu

Agus menekankan bahwa Partai Perindo yang dikenal dengan Partai Kita ini, mendukung program-program yang memberi manfaat nyata. Adapun, program dengan kebutuhan anggaran besar perlu dijalankan secara bertahap, dievaluasi, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Selain itu, politikus muda Partai Perindo yang juga Ketua Ikatan Alumni Mesin FTUI itu mendorong pemerintah melibatkan publik, ahli ekonomi, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam merumuskan dan mengevaluasi kebijakan.



"Masukan para ahli harus benar-benar dijalankan, bukan sekadar formalitas. Program ekonomi harus lahir dari kebutuhan rakyat," tegasnya.

Ia menutup dengan penekanan bahwa keberhasilan program pemerintah sejatinya adalah keberhasilan bangsa. "Kalau gagal, rakyat yang menanggung bebannya. Kalau berhasil, seluruh masyarakat yang menikmati manfaatnya. Karena itu, kebijakan ekonomi harus realistis, terukur, dan bertahap," tandas Agus.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Rekomendasi
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
Pasifik Jadi Medan Adu...
Pasifik Jadi Medan Adu Kuat Kapal Induk AS dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved