Syahganda Nainggolan: Presiden Perlu Bikin Tim Independen Pencari Fakta
Selasa, 02 September 2025 - 17:20 WIB
loading...
Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan menilai Presiden Prabowo Subianto perlu membuat tim independen pencari fakta mengusut demo anarkis. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan merespons banyaknya korban jiwa dan luka-luka pada rangkaian demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi sepanjang aksi-aksi mahasiswa, buruh, dan masyarakat belakangan ini. Syahganda menilai Presiden Prabowo Subianto perlu membuat tim independen pencari fakta agar seluruh informasi dapat diperoleh masyarakat secara benar.
"Demikian pula untuk memenuhi kritikan dunia internasional, termasuk PBB, atas banyaknya korban kekerasan dalam menyampaikan pendapat," tegas Syahganda dalam keterangannya, Selasa (2/9/2025).
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Fasum Rusak Dampak Demo Ricuh Segera Diperbaiki
Syahganda menuturkan, meskipun Prabowo sudah bekerja maksimal dalam meredam situasi kerusuhan dan meresahkan masyarakat, tetap saja masyarakat membutuhkan kelengkapan informasi, seperti siapa yang bertanggung jawab, bagaimana kekerasan aparat negara dalam menangani aksi-aksi protes, dan kemungkinan penunggangan aksi-aksi tersebut untuk kepentingan elite tertentu.
"Beberapa hal sensitif seperti penjarahan rumah anggota DPR dan Menteri Keuangan, isu darurat militer, dan isu terbunuhnya beberapa mahasiswa dan pelajar oleh aparat harus dapat dibongkar tuntas," kata Syahganda.
Syahganda juga meminta agar penangkapan-penangkapan aktivis pada aksi-aksi demo lalu perlu dilakukan secara hati-hati, termasuk menangkap Delpedro Marhaen, Direktur Eksekutif Lokataru Foundation. Menurut Syahganda, Pemerintahan Prabowo harus memulai investigasi dengan melihat sebab-sebab sosial politik yang besar dan komprehensif, sebelum melihat aktor-aktor yang terlibat di dalamnya.
Baca juga: Negara Diminta Bertindak Tegas Terhadap Pendemo Anarkis dan Aparat yang Langgar HAM
"Tanpa metode yang tepat, saya memandang bahwa nanti yang akan muncul adalah saling fitnah dan pencatatan kambing hitam," tuturnya.
Dengan metode investigasi yang serius dan tepat, Syahganda berharap Prabowo dapat menegakkan hukum sekeras-kerasnya. "Metode investigasi harus serius dan tepat, supaya tuduhan Prabowo tentang adanya unsur makar dan terorisme yang didalangi mafia migas, pangan, dan lain-lain dalam kasus tersebut dapat dibongkar sejelas-jelasnya,” pungkasnya.
"Demikian pula untuk memenuhi kritikan dunia internasional, termasuk PBB, atas banyaknya korban kekerasan dalam menyampaikan pendapat," tegas Syahganda dalam keterangannya, Selasa (2/9/2025).
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Fasum Rusak Dampak Demo Ricuh Segera Diperbaiki
Syahganda menuturkan, meskipun Prabowo sudah bekerja maksimal dalam meredam situasi kerusuhan dan meresahkan masyarakat, tetap saja masyarakat membutuhkan kelengkapan informasi, seperti siapa yang bertanggung jawab, bagaimana kekerasan aparat negara dalam menangani aksi-aksi protes, dan kemungkinan penunggangan aksi-aksi tersebut untuk kepentingan elite tertentu.
"Beberapa hal sensitif seperti penjarahan rumah anggota DPR dan Menteri Keuangan, isu darurat militer, dan isu terbunuhnya beberapa mahasiswa dan pelajar oleh aparat harus dapat dibongkar tuntas," kata Syahganda.
Syahganda juga meminta agar penangkapan-penangkapan aktivis pada aksi-aksi demo lalu perlu dilakukan secara hati-hati, termasuk menangkap Delpedro Marhaen, Direktur Eksekutif Lokataru Foundation. Menurut Syahganda, Pemerintahan Prabowo harus memulai investigasi dengan melihat sebab-sebab sosial politik yang besar dan komprehensif, sebelum melihat aktor-aktor yang terlibat di dalamnya.
Baca juga: Negara Diminta Bertindak Tegas Terhadap Pendemo Anarkis dan Aparat yang Langgar HAM
"Tanpa metode yang tepat, saya memandang bahwa nanti yang akan muncul adalah saling fitnah dan pencatatan kambing hitam," tuturnya.
Dengan metode investigasi yang serius dan tepat, Syahganda berharap Prabowo dapat menegakkan hukum sekeras-kerasnya. "Metode investigasi harus serius dan tepat, supaya tuduhan Prabowo tentang adanya unsur makar dan terorisme yang didalangi mafia migas, pangan, dan lain-lain dalam kasus tersebut dapat dibongkar sejelas-jelasnya,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :