Kapolri Jenderal Sigit Dinilai Sukses Bikin Polri Semakin Dipercaya Publik
Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Kendati sukses mendapat kepercayaan publik, kata Fernando, prestasi mentereng itu jangan sampai bikin Polri berpuas diri. Sebab itu bakal berimbas pada kinerja mereka yang bisa saja justru semakin stagnan yang dapat berbuntut pada krisis kepercayaan.
Dia mengatakan, Polri harus terus berbenah untuk menjaga kepercayaan tersebut. “Mengenai kepolisian. Saya kira ini bagian dari polisi presisi yang harus terus dilanjutkan oleh internal kepolisian supaya mereka betul-betul bisa mendapatkan perhatian dari masyarakat dan bisa mendapatkan tempat di hati masyarakat,” tuturnya.
Jenderal Sigit selama menjabat telah menorehkan sederet prestasi ciamik, di tangannya angka kriminal di Indonesia menurun drastis dilansir dari berbagai sumber angka kriminal menurun 4,23% dari 339.537 kasus pada 2023 menjadi 325.150 kasus pada 2024. Karena keberhasilannya menekan angka kriminal, Kapolri dianggap berhasil menciptakan keamanan.
Hal itu sejalan dengan riset Global Residence Index yang dirilis pada Januari 2025. Indeks keamanan Jakarta sebagai wajah Indonesia di mata dunia menempati peringkat 87 dari 181 kota besar di dunia. Unggul atas Guangzhou (China), Istanbul (Turkey), New York (Amerika Serikat), Moskow (Rusia), Kuala Lumpur (Malaysia), Bangkok (Thailand) dan New Delhi (India).
Berkat segudang prestasinya, sejumlah analis bahkan menilai Jenderal Sigit menjadi salah satu sosok penting dan sangat dibutuhkan di pemerintahan Prabowo Subianto demi mendongkrak kinerja Polri. Keseriusannya dalam membenahi Polri tercermin dari sejumlah program kerjanya.
Antara lain seperti melakukan Penataan Kelembagaan, Perubahan Sistem dan Metode Organisasi, Menjadikan SDM Polri yang Unggul di Era Police 4.0, Perubahan Teknologi Kepolisian Modern di Era Police 4.0, Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, hingga Peningkatan Kinerja Penegakan Hukum dan masih banyak lagi program unggulan lainnya yang ia usung.
Dia mengatakan, Polri harus terus berbenah untuk menjaga kepercayaan tersebut. “Mengenai kepolisian. Saya kira ini bagian dari polisi presisi yang harus terus dilanjutkan oleh internal kepolisian supaya mereka betul-betul bisa mendapatkan perhatian dari masyarakat dan bisa mendapatkan tempat di hati masyarakat,” tuturnya.
Jenderal Sigit selama menjabat telah menorehkan sederet prestasi ciamik, di tangannya angka kriminal di Indonesia menurun drastis dilansir dari berbagai sumber angka kriminal menurun 4,23% dari 339.537 kasus pada 2023 menjadi 325.150 kasus pada 2024. Karena keberhasilannya menekan angka kriminal, Kapolri dianggap berhasil menciptakan keamanan.
Hal itu sejalan dengan riset Global Residence Index yang dirilis pada Januari 2025. Indeks keamanan Jakarta sebagai wajah Indonesia di mata dunia menempati peringkat 87 dari 181 kota besar di dunia. Unggul atas Guangzhou (China), Istanbul (Turkey), New York (Amerika Serikat), Moskow (Rusia), Kuala Lumpur (Malaysia), Bangkok (Thailand) dan New Delhi (India).
Berkat segudang prestasinya, sejumlah analis bahkan menilai Jenderal Sigit menjadi salah satu sosok penting dan sangat dibutuhkan di pemerintahan Prabowo Subianto demi mendongkrak kinerja Polri. Keseriusannya dalam membenahi Polri tercermin dari sejumlah program kerjanya.
Antara lain seperti melakukan Penataan Kelembagaan, Perubahan Sistem dan Metode Organisasi, Menjadikan SDM Polri yang Unggul di Era Police 4.0, Perubahan Teknologi Kepolisian Modern di Era Police 4.0, Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, hingga Peningkatan Kinerja Penegakan Hukum dan masih banyak lagi program unggulan lainnya yang ia usung.
Lihat Juga :