Profil Didit Herdiawan, Lulusan AAL 1984 Dilantik sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa
Senin, 25 Agustus 2025 - 11:51 WIB
loading...
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf (tengah). Foto/Tangkapan layar Instagram @didit.ashaf
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melantik Didit Herdiawan Ashaf sebagai kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa . Pelantikan tersebut dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Pelantikan tersebut berdasarkan dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 76P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
"Laksamana Madya TNI Purn Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa," demikian isi keppres yang dibacakan saat pelantikan.
Dalam memimpin Badan ini, Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf didampingi dua orang Wakil Kepala Badan. Mereka adalah Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro.
Baca Juga: Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
Setelah keppres dibacakan, Prabowo memimpin sumpah jabatan. "Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Prabowo diikuti para pejabat yang dilantik.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Prabowo, yang kembali diikuti pejabat yang dilantik.
Dikutip dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan, sepanjang kariernya, Didit telah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Asisten Operasi Panglima TNI, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), serta Kepala Staf Umum TNI. Pengalamannya yang mendalam dalam bidang kemiliteran dan strategi kini ia bawa ke perannya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Didit Herdiawan menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 3 Teladan Jakarta (1976-1980) dan melanjutkan pendidikan tinggi dengan meraih gelar Master of Public Administration dan Master of Business Administration. Kemudian, Didit meraih gelar Doktor di Institut Pertanian Bogor.
Didit Herdiawan memulai karier militernya sebagai Letnan Dua hingga Kapten, dengan penugasan awal sebagai Perwira Divisi AKS di KRI Ngurah Rai-344 (1984). Jabatan penting lainnya meliputi Palaksa di KRI Lambung Mangkurat-374 (1996) dan Komandan KRI Nuku-373 (2000). Ia kemudian menjabat sebagai Ajudan Presiden RI (2004–2009), Kepala Staf Koarmabar (2010), Panglima Kolinlamil (2010–2011), dan Wakil Kepala Staf TNI AL (2014–2015). Puncak kariernya tercapai sebagai Kasum TNI (2015–2019) dan Irjen Kementerian Pertahanan (2019).
Setelah mengakhiri masa jabatan militernya, Didit Herdiawan berperan sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Matra Laut dari 2019 hingga 2024. Di jabatan ini, ia memberikan dukungan strategis terkait aspek kelautan dan pertahanan maritim. Pada 2024, Didit dipercaya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Merah Putih.
Pelantikan tersebut berdasarkan dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 76P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
"Laksamana Madya TNI Purn Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa," demikian isi keppres yang dibacakan saat pelantikan.
Dalam memimpin Badan ini, Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf didampingi dua orang Wakil Kepala Badan. Mereka adalah Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro.
Baca Juga: Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
Setelah keppres dibacakan, Prabowo memimpin sumpah jabatan. "Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Prabowo diikuti para pejabat yang dilantik.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Prabowo, yang kembali diikuti pejabat yang dilantik.
Profil Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan
Laksamana Madya TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 13 September 1961. Dia menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 1984, dengan berbagai pelatihan tambahan di dalam dan luar negeri.Dikutip dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan, sepanjang kariernya, Didit telah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Asisten Operasi Panglima TNI, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), serta Kepala Staf Umum TNI. Pengalamannya yang mendalam dalam bidang kemiliteran dan strategi kini ia bawa ke perannya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Didit Herdiawan menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 3 Teladan Jakarta (1976-1980) dan melanjutkan pendidikan tinggi dengan meraih gelar Master of Public Administration dan Master of Business Administration. Kemudian, Didit meraih gelar Doktor di Institut Pertanian Bogor.
Didit Herdiawan memulai karier militernya sebagai Letnan Dua hingga Kapten, dengan penugasan awal sebagai Perwira Divisi AKS di KRI Ngurah Rai-344 (1984). Jabatan penting lainnya meliputi Palaksa di KRI Lambung Mangkurat-374 (1996) dan Komandan KRI Nuku-373 (2000). Ia kemudian menjabat sebagai Ajudan Presiden RI (2004–2009), Kepala Staf Koarmabar (2010), Panglima Kolinlamil (2010–2011), dan Wakil Kepala Staf TNI AL (2014–2015). Puncak kariernya tercapai sebagai Kasum TNI (2015–2019) dan Irjen Kementerian Pertahanan (2019).
Setelah mengakhiri masa jabatan militernya, Didit Herdiawan berperan sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Matra Laut dari 2019 hingga 2024. Di jabatan ini, ia memberikan dukungan strategis terkait aspek kelautan dan pertahanan maritim. Pada 2024, Didit dipercaya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Merah Putih.
(zik)
Lihat Juga :