Prabowo: Anggaran Kita Besar, Menghilangnya ke Mana?

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 19:57 WIB
loading...
Prabowo: Anggaran Kita...
Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya alokasi anggaran pendidikan yang menjadi salah satu terbesar di dunia. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya alokasi anggaran pendidikan yang menjadi salah satu terbesar di dunia. Namun, anggaran tersebut masih saja mengalami kebocoran dari pemerintah pusat ke daerah.

Hal ini disampaikan Prabowo ketika berbicara dalam acara Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Mulanya, Prabowo mengungkap keinginannya untuk memperbaiki setiap sekolah di Tanah Air. Sebab, Indonesia memiliki anggaran pendidikan yang cukup tinggi dibanding negara lain.

Baca juga: Jokowi Absen 10 Tahun, Kini Prabowo Bakal Pidato di Sidang Umum PBB



"Semua sekolah dasar harus kita perbaiki, semua sekolah menengah harus kita perbaiki, semua sekolah vokasi harus kita perbaiki, semua perguruan tinggi harus kita perbaiki. Kita salah satu negara di dunia yang anggaran pendidikannya terbesar, terbesar," kata Prabowo.

Meski anggaran tersebut besar, namun masih terdapat kebocoran dalam pengalokasiannya. "Jangan terlalu cepat tepuk tangan. Anggaran kita besar. Tapi masih besar pula kebocoran, kebocoran, kebocoran," ujarnya.

Prabowo menyebut pihak-pihak di daerah pasti lebih tahu masalah tersebut daripada pemerintah pusat yang di Jakarta. Pasalnya, ia mengklaim selalu ada keluhan mengenai anggaran yang nominalnya tidak sesuai dari pusat ke daerah.

"Saudara-saudara di daerah-daerah lebih tahu masalah ini daripada kami-kami di Jakarta. Kalian yang merasakan, selalu anda dengar kan, anggarannya sekian, tapi kok sampai di saya sekian," paparnya.

"Hangusnya di mana? Menghilangnya di mana? Ini harus kita perbaiki. Harus kita perbaiki. Dan ini tidak terjadi di kita saja. Di banyak negara seperti ini," ungkap Prabowo melanjutkan.

Prabowo lantas mengatakan dirinya baru saja bertemu dengan tokoh asal India yang kini menjadi warga negara Amerika Serikat. Dalam pengakuannya, ia juga mengeluhkan kebocoran anggaran yang terjadi di India.

"Dia mengatakan bahwa di India beberapa saat lalu, tiap 100 rupee, dari 100 rupee yang sampai ke rakyat hanya 15 rupee. Ini kata pemimpin-pemimpin India sendiri. Sekarang sudah membaik. Dari 100 sudah sampai 60," tuturnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Rekomendasi
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Berita Terkini
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved