Pos Indonesia Luncurkan Layanan Q9 Plus, untuk Kiriman Dalam Kota 3 Jam Sampai

Kamis, 10 September 2020 - 11:53 WIB
loading...
Pos Indonesia Luncurkan...
Direktur Komersial PT Pos Indonesia Charles Sitorus.
A A A
BANDUNG - PT Pos Indonesia (Persero) memastikan komitmennya memenuhi kebutuhan masyarakat melalui inovasi produk, melalui launching layanan kurir Q9 Plus, Rabu (9/9/2020). Layanan berbasis mobile ini dapat diakses melalui aplikasi QPOSinAja.

Q9 Plus diluncurkan berbarengan dengan digelarnya Virtual Series bertajuk "274 Tahun Pos Indonesia, How Digital Are You" melalui aplikasi Zoom dan live Youtube. Hadir sebagai pembicara Direktur Komersial PT Pos Indonesia Charles Sitorus, Supplier Sayur Online M Shiddiq Azis, dan Direktur Operasional PT Kimia Farma Apotek Abdul Aziz.

Charles Sitorus mengatakan, saat ini Pos Indonesia dihadapkan pada tantangan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pertumbuhan pengguna internet sangat cepat, sehingga masyarakat ingin mendapatkan layanan dan transaksi secara cepat secara online.

Menurut dia, wajah Pos Indonesia ke depan adalah wajah digital. Semua layanan pengiriman barang atau paket, dapat dilakukan secara online. "Pengalaman kami selama ratusan tahun melayani masyarakat, menjadi modal kami berinovasi membuat pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Charles.

Digitalisasi Pos Indonesia, kata dia, diwujudkan melalui layanan one stop courier mobile application. Artinya, semua kebutuhan masyarakat terkait jasa kiriman dapat diakses melalui Aplikasi QPOSinAja. Semua fitur sudah ada di aplikasi tersebut. Mulai dari online booking, tracking status kiriman, tarif, dan sistem pembayaran menggunakan cash on delivery (COD), Pos Giro Mobile, atau e-wallet.

Salah satu layanan yang ada di QPOSinAja adalah Q9 Plus. Layanan ini dibuat untuk melakukan pengiriman barang secara cepat di dalam kota. Barang akan dikirimkan oleh O-Ranger dalam durasi maksimal 3 jam. Pemesanan juga dilakukan melalui online booking. "Aplikasi ini sudah kami desain sangat milenial dengan layanan on demand mobile. Pengirim tidak perlu datang ke Kantor Pos. Barang akan diambil dan dikirim langsung oleh O Ranger. Jadi ini sudah sangat maju sekali," beber Charles.

Menurut dia, layanan ini adalah pengembangan Pos Indonesia dari layanan sebelumnya, Q9. Bila sebelumnya menawarkan kiriman sampai 9 jam, Q9 Plus hanya tiga jam. Layanan ini juga sangat kompetitif, dengan maksimal barang atau paket 10 kg dengan radius 3 Km, dan akan dihitung per Km untuk kilometer selanjutnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Kimia Farma Apotek Abdul Aziz mengatakan, inovasi kiriman yang dibuat Pos Indonesia sejalan dengan pengembangan Kimia Farma. Di mana, perusahaannya saat ini telah memiliki aplikasi pemesanan obat mobile. "Kami akan sangat terbantu dengan adanya layanan Q9 Plus Pos Indonesia. Bahkan, kiriman bisa dilakukan dua arah. Ini yang tidak dimiliki penyedia layanan kiriman lainnya," kata dia.

Hal serupa juga disampaikan Supplier Sayur Online M Shiddiq Azis. Menurut dia, selama ini usahanya sudah cukup terbantu oleh layanan kiriman Q9. Apalagi saat ini Pos Indonesia kembali membuat layanan Q9 Plus. Layanan ini menawarkan kiriman sampai tujuan maksimal 3 jam.
"Layanan ini akan sangat membantu, apalagi kami berefek pada penjualan sayur. Dimana barang harus sampai secara cepat, namun harga terjangkau," imbuh dia. (arif budianto)
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legislator PKB Dukung...
Legislator PKB Dukung Danantara Bongkar Dugaan Fraud Bertahun-tahun di Pos Indonesia
Tinjau Penyaluran BLTS...
Tinjau Penyaluran BLTS Kesra Hari Terakhir, Mensos: Kami Ingin Pastikan Tuntas
Kemensos Gandeng PT...
Kemensos Gandeng PT Pos Indonesia Percepat Penyaluran BLT Kesra 2025
PT Pos Sebut Realisasi...
PT Pos Sebut Realisasi BLT Capai 90%, Tambahan 3,2 Juta KPM Cair Hari Ini
Arya Sinulingga Sebut...
Arya Sinulingga Sebut Komunikasi Efektif Harus Terdesentralisasi
Pemerintah Terbitkan...
Pemerintah Terbitkan Prangko Kunjungan Paus ke Indonesia
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Lepas Jabatan Direktur...
Lepas Jabatan Direktur Transjakarta, Daud Joseph Didapuk jadi Dirut PT Pos Indonesia
Rekomendasi
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved