Prabowo Beri Penebalan Bansos 18,3 Juta Keluarga Penerima Manfaat, Segini Besarannya
Sabtu, 26 Juli 2025 - 16:58 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto telah memberikan penebalan bansos mencakup 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat senilai Rp400 ribu per KPM untuk Juni-Juli. Foto/Ilustrasi/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah memberikan penebalan bantuan sosial (bansos) mencakup 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat senilai Rp400 ribu per KPM untuk Juni-Juli. Selain itu, pemerintah juga memberikan tambahan bantuan beras bagi keluarga rentan.
“Presiden Prabowo telah menambah jangkauan dan nilai bantuan sosial, penebalan bansos Juni-Juli, mencakup 18,3 juta KPM senilai Rp400 ribu per KPM. Tambahan bantuan beras bagi keluarga rentan,” tulis keterangan resmi Kementerian Sosial (Kemensos), dikutip Sabtu (26/7/2025).
Baca juga: Penyaluran BSU Capai 82,69%, Pekerja Terima Rp600.000 Setiap Dua Bulan
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga telah memastikan tidak ada bansos yang dikurangi. “Bansos bukan sekadar angka di rekening, tapi penyambung hidup masyarakat. Karena itu, harus benar-benar tepat sasaran,” tegas Gus Ipul.
“Tidak ada Bansos yang dikurangi. Yang ada adalah Bansos yang dialihkan dari yang tidak berhak ke yang benar-benar membutuhkan,” tambah Gus Ipul.
Gus Ipul mengingatkan bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja besar membangun kemandirian.
“Bansos adalah jaring pengaman, tapi pemberdayaan adalah jalan keluar. Kita harus bergerak bersama, pusat, daerah, swasta, dan masyarakat sipil,” tegasnya.
Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh langkah ini adalah bentuk pertanggungjawaban kepada rakyat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, untuk mengawal kebijakan ini.
“Kami mohon doa restu dari rekan-rekan media dan masyarakat. Ini bukan kerja satu kementerian, tapi kerja bangsa untuk memastikan tidak ada yang tertinggal,” pungkasnya.
“Presiden Prabowo telah menambah jangkauan dan nilai bantuan sosial, penebalan bansos Juni-Juli, mencakup 18,3 juta KPM senilai Rp400 ribu per KPM. Tambahan bantuan beras bagi keluarga rentan,” tulis keterangan resmi Kementerian Sosial (Kemensos), dikutip Sabtu (26/7/2025).
Baca juga: Penyaluran BSU Capai 82,69%, Pekerja Terima Rp600.000 Setiap Dua Bulan
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga telah memastikan tidak ada bansos yang dikurangi. “Bansos bukan sekadar angka di rekening, tapi penyambung hidup masyarakat. Karena itu, harus benar-benar tepat sasaran,” tegas Gus Ipul.
“Tidak ada Bansos yang dikurangi. Yang ada adalah Bansos yang dialihkan dari yang tidak berhak ke yang benar-benar membutuhkan,” tambah Gus Ipul.
Gus Ipul mengingatkan bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja besar membangun kemandirian.
“Bansos adalah jaring pengaman, tapi pemberdayaan adalah jalan keluar. Kita harus bergerak bersama, pusat, daerah, swasta, dan masyarakat sipil,” tegasnya.
Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh langkah ini adalah bentuk pertanggungjawaban kepada rakyat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, untuk mengawal kebijakan ini.
“Kami mohon doa restu dari rekan-rekan media dan masyarakat. Ini bukan kerja satu kementerian, tapi kerja bangsa untuk memastikan tidak ada yang tertinggal,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :