Abraham Samad Menduga Ini Alasan Dipanggil Polisi di Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Selasa, 22 Juli 2025 - 23:28 WIB
loading...
Mantan Ketua KPK Abraham Samad menjadi narasumber dalam Podcast SindoNews To The Point Aja di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (22/7/2025). Foto: Sindonews/Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Mantan Ketua KPK Abraham Samad heran namanya ikut terseret dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) hingga dipanggil polisi. Dia menduga alasannya dipanggil karena dia pernah mewawancarai para terlapor.
"Jadi saya menduga-duga mungkin saya pernah menyiarkan, mewawancarai pada orang yang terlapor begitu sehingga mungkin saya dimasukkan juga dimintai keterangan," ujarnya dalam Podcast SindoNews To The Point Aja di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (22/7/2025).
Baca juga: Abraham Samad Siap Dipanggil Polisi di Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Dia sejatinya baru tahu dari pemberitaan jika namanya turut menjadi orang yang dipanggil polisi di kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Pasalnya, dia kala itu tengah berada di luar negeri.
"Berita itu saya dapat kebetulan ketika itu sedang ada di luar negeri. Jadi saya tahu dari berita lalu saya tanya-tanya sama podcaster katanya ada nama saya begitu kan. Tapi saya sendiri belum mendapatkan suratnya langsung," tuturnya.
Dia heran mengapa sampai namanya ikut menjadi orang yang turut dipanggil polisi dalam kasus tersebut. Dia menduga jika dirinya dipanggil karena pernah mewawancarai pihak terlapor dalam kasus tersebut dalam podcast miliknya.
"Cuma yang saya herannya kenapa nama saya harus dimasukkan. Ini ada apa nih, mau target Abraham Samad? Saya ini gak tau kenapa tiba-tiba nama saya, ini ada apa saya berpikir. Oh mungkin karena saya punya podcast kan ada beberapa orang yang podcaster itu dipanggil," kata Samad.
Namun, dia melihat seolah ada ketidakadilan dalam panggilan terhadapnya. Sejatinya tak hanya dia saja yang pernah melakukan wawancara terhadap pihak terlapor, tapi juga media mainstream pun pernah mewawancarai pihak terlapor, hanya saja tak ikut dipanggil.
"Jadi saya menduga-duga mungkin saya pernah menyiarkan, mewawancarai pada orang yang terlapor begitu sehingga mungkin saya dimasukkan juga dimintai keterangan," ujarnya dalam Podcast SindoNews To The Point Aja di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (22/7/2025).
Baca juga: Abraham Samad Siap Dipanggil Polisi di Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Dia sejatinya baru tahu dari pemberitaan jika namanya turut menjadi orang yang dipanggil polisi di kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Pasalnya, dia kala itu tengah berada di luar negeri.
"Berita itu saya dapat kebetulan ketika itu sedang ada di luar negeri. Jadi saya tahu dari berita lalu saya tanya-tanya sama podcaster katanya ada nama saya begitu kan. Tapi saya sendiri belum mendapatkan suratnya langsung," tuturnya.
Dia heran mengapa sampai namanya ikut menjadi orang yang turut dipanggil polisi dalam kasus tersebut. Dia menduga jika dirinya dipanggil karena pernah mewawancarai pihak terlapor dalam kasus tersebut dalam podcast miliknya.
"Cuma yang saya herannya kenapa nama saya harus dimasukkan. Ini ada apa nih, mau target Abraham Samad? Saya ini gak tau kenapa tiba-tiba nama saya, ini ada apa saya berpikir. Oh mungkin karena saya punya podcast kan ada beberapa orang yang podcaster itu dipanggil," kata Samad.
Namun, dia melihat seolah ada ketidakadilan dalam panggilan terhadapnya. Sejatinya tak hanya dia saja yang pernah melakukan wawancara terhadap pihak terlapor, tapi juga media mainstream pun pernah mewawancarai pihak terlapor, hanya saja tak ikut dipanggil.
(jon)
Lihat Juga :