Selain Hasto, Tim Penasihat Hukum Juga Akan Ajukan Pledoi

Kamis, 10 Juli 2025 - 12:39 WIB
loading...
Selain Hasto, Tim Penasihat...
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto bersama Ganjar Pranowo dalam siang pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025). Foto/Jonathan Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto sekaligus terdakwa dalam kasus suap dan perintangan penyidikan membacakan pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025). Selain pledoi Hasto, tim hukumnya juga akan mengajukan pledoi.

"Ada dua pledoi yang akan dibacakan, satu pledoi pribadi Pak Hasto yang ditulis tangan selama di Rutan Merah Putih dan satu lagi dari Tim Penasihat Hukum," ujar Penasihat Hukum Hasto, Febri Diansyah, Kamis (10/7/2025).

Baca juga: Hasto Ungkap Kriminalisasinya Tak Terlepas dari Penolakan Kedatangan Israel di Piala Dunia U-21

Febri meyakinkan nota pembelaan itu disusun berdasarkan fakta hukum yang terungkap di persidangan.



"Kami merumuskan pembelaan berdasarkan fakta hukum yang sudah terungkap di persidangan," kata Febri.

Penasihat hukum lainnya, Maqdie Ismail menjelaskan nota pembelaan itu pada intinya akan menjelaskan bahwa kliennya tak mempunyai kepentingan apapun melakukan perintangan penyidikan.

Bahkan Hasto juga dinilai tak punya kepentingan dalam menyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan.

Baca juga: Sidang Pledoi Hasto, Pengunjung PN Jakpus Diperiksa Ketat

Maqdie berharap nantinya hakim bisa memutus Hasto bebas dari dakwaan obstruction of justice dan suap.

"Doa kami semoga hakim diberi keteguhan sikap untuk menegakkan kepastian hukum dan keadilan," ucapnya.

Todung Mulya Lubis, Kuasa Hukum Hasto Kristiyanto lainnya juga menjelaskan pada pledoi akan diuraikan temuan 9 pelanggaran dalam peroleh alat bukti sehingga melanggar prinsip Due Process of Law.

"Hal ini kami harap menjadi perhatian serius bagi majelis hakim dan mengesampingkan alat bukti yang diperoleh secara tidak sah. Karena penggunaan alat bukti seperti itu dapat menciderai integritas peradilan," ujar Todung.

Harapan serupa juga disampaikan tim kuasa hukum Hasto lainnya, Ronny B. Talapessy yang mengingatkan jangan sampai pengadilan menjadi sarana mengesahkan kriminalisasi terhadap Hasto.

"Apa yang hendak kami tegaskan, kami harapkan majelis hakim tidak terjebak pada keinginan orang yang memesan perkara terdakwa untuk dihukum dengan hukuman yang tinggi dan didasari oleh sikap sakit hati," ungkapnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Rekomendasi
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Hattrick Messi Lawan...
Hattrick Messi Lawan Aljazair Pecahkan Rekor Sang Raja Gol di Piala Dunia
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Berita Terkini
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved