Utut Sebut Mayoritas Calon Dubes Diplomat: Ini Kelas Berat Semua
Minggu, 06 Juli 2025 - 15:21 WIB
loading...
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menyampaikan bahwa latar belakang calon duta besar (dubes) yang diajukan Presiden Prabowo Subianto mayoritas adalah mereka yang berprofesi sebagai diplomat. Foto/Felldy Utama
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menyampaikan bahwa latar belakang calon duta besar (dubes) yang diajukan Presiden Prabowo Subianto mayoritas adalah mereka yang berprofesi sebagai diplomat . Kendati demikian, kata dia, ada juga purnawirawan TNI yang masuk dalam daftar calon dubes yang diajukan.
"Mostly diplomat, ada satu Pak Hotmangaradja, beliau itu dulu Letnan jenderal TNI. Kalau dari petinju, ini kelas berat semua, heavy weight, bukan kelas layang yang 48 kilo," kata Utut di sela-sela fit and proper test calon Dubes di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (6/7/2025).
Utut mengaku belum mengetahui secara pasti apakah ada calon dubes yang berlatar belakang sebagai seorang politisi. Legislator PDIP itu mengaku tidak mengikuti proses fit and proper test hari ini sejak awal. "Oh nanti saya cek, saya kan tadi enggak dateng," ujarnya.
Di sisi lain, Utut memastikan bahwa tidak ada persoalan apa pun dalam fit and proper test ini. Menurutnya, semua calon dubes yang diajukan memiliki kompetensi untuk mengisi posisi tersebut.
Baca Juga: Mantan Timses Prabowo-Gibran Iman Kusumo Jalani Tes Calon Dubes di Komisi I DPR
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan bahwa dalam uji kelayakan dan uji kepatutan atau fit and proper test ini, pihaknya akan melihat bagaimana calon dubes mampu menerjemahkan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi, pada intinya paparan para dubes ini bukan visi dan misi pribadi, tapi menerjemahkan visi dan misi Presiden terkait dengan negara tempatan," kata Sukamta di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (6/7/2025).
Tak hanya itu, kata Sukamta, Komisi I juga akan melihat bagaimana para calon dubes membangun kinerjanya. Tak kalah pentingnya, yang akan dilihat adalah apa saja yang menjadi target dari kerja-kerjanya tersebut.
Legislator PKS ini mengatakan, tidak ada kekhususan calon dubes yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Semuanya sama-sama menjadi prioritas.
"Pada prinsipnya semua dubes yang ditunjuk oleh Pak Presiden ini prioritas yang sama pentingnya. Walaupun kalau di dalam diplomasi itu ada penggolongan berdasarkan grade ya, ukuran-ukuran tingkat nilai strategisnya bagi Republik Indonesia, dan seterusnya. Tetapi pada dasarnya seluruh dubes ini punya kedudukan yang sama," pungkasnya.
"Mostly diplomat, ada satu Pak Hotmangaradja, beliau itu dulu Letnan jenderal TNI. Kalau dari petinju, ini kelas berat semua, heavy weight, bukan kelas layang yang 48 kilo," kata Utut di sela-sela fit and proper test calon Dubes di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (6/7/2025).
Utut mengaku belum mengetahui secara pasti apakah ada calon dubes yang berlatar belakang sebagai seorang politisi. Legislator PDIP itu mengaku tidak mengikuti proses fit and proper test hari ini sejak awal. "Oh nanti saya cek, saya kan tadi enggak dateng," ujarnya.
Di sisi lain, Utut memastikan bahwa tidak ada persoalan apa pun dalam fit and proper test ini. Menurutnya, semua calon dubes yang diajukan memiliki kompetensi untuk mengisi posisi tersebut.
Baca Juga: Mantan Timses Prabowo-Gibran Iman Kusumo Jalani Tes Calon Dubes di Komisi I DPR
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan bahwa dalam uji kelayakan dan uji kepatutan atau fit and proper test ini, pihaknya akan melihat bagaimana calon dubes mampu menerjemahkan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi, pada intinya paparan para dubes ini bukan visi dan misi pribadi, tapi menerjemahkan visi dan misi Presiden terkait dengan negara tempatan," kata Sukamta di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (6/7/2025).
Tak hanya itu, kata Sukamta, Komisi I juga akan melihat bagaimana para calon dubes membangun kinerjanya. Tak kalah pentingnya, yang akan dilihat adalah apa saja yang menjadi target dari kerja-kerjanya tersebut.
Legislator PKS ini mengatakan, tidak ada kekhususan calon dubes yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Semuanya sama-sama menjadi prioritas.
"Pada prinsipnya semua dubes yang ditunjuk oleh Pak Presiden ini prioritas yang sama pentingnya. Walaupun kalau di dalam diplomasi itu ada penggolongan berdasarkan grade ya, ukuran-ukuran tingkat nilai strategisnya bagi Republik Indonesia, dan seterusnya. Tetapi pada dasarnya seluruh dubes ini punya kedudukan yang sama," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :