Muncul Isu Indroyono Soesilo Jadi Calon Dubes RI untuk AS, Puan dan Dasco Kompak Bilang Begini
Kamis, 03 Juli 2025 - 13:39 WIB
loading...
Indroyono Soesilo. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) merespons isu mantan Menko Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo menjadi calon Duta Besar (Dubes) RI untuk Amerika Serikat (AS). Sambil tersenyum dan tertawa, Puan Maharani dan Sufmi Dasco Ahmad memberikan jawaban yang sama.
Ketua DPR RI Puan Maharani tak menjawab gamblang saat dikonfirmasi pemerintah mengusulkan Indroyono Soesilo sebagai Dubes RI untuk AS. "Benar nggak ya," kata Puan sambil tersenyum dan berjalan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2025).
Senada dengan Puan, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga tak menjawab dengan jelas saat dikonfirmasi nama Indroyono Soesilo menjadi Dubes RI untuk AS. "Benar nggak ya," ucap Dasco sambil tertawa.
Baca Juga: Prabowo Sudah Kantongi 4-5 Nama Calon Dubes AS
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan pemerintah mengusulkan calon-calon duta besar untuk 24 negara sahabat dan organisasi internasional, termasuk Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sesuai mekanisme, Puan mengatakan usulan nama-nama calon dubes tersebut akan ditindaklanjuti oleh Komisi I DPR untuk diuji kelayakan dan kepatutannya.
Hal itu disampaikan Puan terkait surat yang dikirimkan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR RI tentang permohonan pertimbangan calon duta besar untuk negara sahabat yang baru saja dibacakan dalam Rapat Paripurna DPR RI.
"Sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR dan nantinya akan dibahas di Komisi I. Tadi dalam rapat paripurna sudah saya sampaikan bahwa nama-nama bersifat rahasia. Kemudian pembahasannya pun bersifat rahasia karena ini pertama dan menyangkut legalitas dan lain sebagainya," kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2025).
"Namun bisa saya sampaikan usulan calon dubes yang disampaikan oleh pemerintah ada 24 negara," sambungnya.
Karena bersifat rahasia, Puan menegaskan bahwa nama-nama calon dubes untuk saat ini tidak bisa diungkap ke publik. Ia meminta masyarakat menunggu hasil fit and proper test yang akan dilakukan Komisi I DPR dalam waktu dekat.
Dalam fit and proper test itu, calon dubes akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI dan dipilih berdasarkan persetujuan Komisi I DPR. Kemudian hasilnya akan dibawa ke dalam rapat paripurna untuk disahkan. Persetujuan Rapat Paripurna DPR kemudian akan dikirimkan ke pemerintah. Jika berjalan lancar, calon dubes tersebut nantinya akan dilantik Presiden.
Menurut aturan yang ada, uji kelayakan dan kepatutan dilakukan untuk mengetahui kompetensi calon dubes sebagai pertimbangan dari DPR kepada pemerintah.
Ketua DPR RI Puan Maharani tak menjawab gamblang saat dikonfirmasi pemerintah mengusulkan Indroyono Soesilo sebagai Dubes RI untuk AS. "Benar nggak ya," kata Puan sambil tersenyum dan berjalan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2025).
Senada dengan Puan, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga tak menjawab dengan jelas saat dikonfirmasi nama Indroyono Soesilo menjadi Dubes RI untuk AS. "Benar nggak ya," ucap Dasco sambil tertawa.
Baca Juga: Prabowo Sudah Kantongi 4-5 Nama Calon Dubes AS
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan pemerintah mengusulkan calon-calon duta besar untuk 24 negara sahabat dan organisasi internasional, termasuk Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sesuai mekanisme, Puan mengatakan usulan nama-nama calon dubes tersebut akan ditindaklanjuti oleh Komisi I DPR untuk diuji kelayakan dan kepatutannya.
Hal itu disampaikan Puan terkait surat yang dikirimkan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR RI tentang permohonan pertimbangan calon duta besar untuk negara sahabat yang baru saja dibacakan dalam Rapat Paripurna DPR RI.
"Sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR dan nantinya akan dibahas di Komisi I. Tadi dalam rapat paripurna sudah saya sampaikan bahwa nama-nama bersifat rahasia. Kemudian pembahasannya pun bersifat rahasia karena ini pertama dan menyangkut legalitas dan lain sebagainya," kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2025).
"Namun bisa saya sampaikan usulan calon dubes yang disampaikan oleh pemerintah ada 24 negara," sambungnya.
Karena bersifat rahasia, Puan menegaskan bahwa nama-nama calon dubes untuk saat ini tidak bisa diungkap ke publik. Ia meminta masyarakat menunggu hasil fit and proper test yang akan dilakukan Komisi I DPR dalam waktu dekat.
Dalam fit and proper test itu, calon dubes akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI dan dipilih berdasarkan persetujuan Komisi I DPR. Kemudian hasilnya akan dibawa ke dalam rapat paripurna untuk disahkan. Persetujuan Rapat Paripurna DPR kemudian akan dikirimkan ke pemerintah. Jika berjalan lancar, calon dubes tersebut nantinya akan dilantik Presiden.
Menurut aturan yang ada, uji kelayakan dan kepatutan dilakukan untuk mengetahui kompetensi calon dubes sebagai pertimbangan dari DPR kepada pemerintah.
(zik)
Lihat Juga :