Guntur Romli Tuding Pemilihan Ketum PSI Cuma Gimik-gimik Aja
Senin, 23 Juni 2025 - 11:57 WIB
loading...
Kaesang Pangarep saat mendaftarkan dirinya kembali sebagai calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Sabtu (21/6/2025). Foto/Felldy Utama
A
A
A
JAKARTA - Mantan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menuding Pemilu Raya PSI untuk memilih ketua umum parpol berlambang mawar itu cuma gimik-gimik saja. Guntur mengaku sudah mendapat informasi bahwa ketua umum PSI periode selanjutnya sudah dipastikan Kaesang Pangarep lagi.
"Karena Ketua Umum PSI itu sudah diputuskan yaitu Kaesang. Calon-calon lain yang bermunculan itu hanya calon Boneka, hanya gimik-gimik saja itu," ujar Guntur kepada wartawan, Senin (23/6/2025).
Dia menyebut Kaesang sebenarnya sudah ditentukan untuk menjadi Ketua Umum PSI kembali. Sementara, kader PSI lain yang mendaftar hanya dijadikan sebagai calon boneka.
Baca juga: Jelang Pemilihan Ketua Umum PSI, 150 Ribu Kader Terverifikasi
Hal ini bermula ketika disinggung ihwal Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang dipastikan tidak menjadi Ketua Umum PSI merujuk keterangan Kaesang. Guntur Romli mengaku sejak awal sudah tidak percaya jika Jokowi akan mendaftar sebagai Caketum PSI.
“Bagi saya itu hanya cara untuk mengatrol PSI, caranya Jokowi untuk mengatrol PSI,” katanya.
Baca juga: Pastikan Jokowi Tak Maju Jadi Ketum PSI, Kaesang: Ndak Mungkin Anak Bapak Saingan
Kendati demikian, Guntur yang kini menjadi Politikus PDI Perjuangan itu enggan mengomentari lebih jauh proses pemilihan Raya PSI tersebut. "Dan ya itu urusan mereka, kami tidak mau komentar, saya tidak mau komentar," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kaesang Pangarep memastikan Jokowi tidak maju sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepastian ini disampaikan Kaesang usai mendaftarkan diri sebagai Ketua Umum PSI.
Soal keputusannya maju kembali sudah dikomunikasikan dengan Jokowi di Solo selama sepekan terakhir ini. "Saya sudah berkomunikasi dengan beliau, saya sudah satu minggu ini di Solo," ujar Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Sabtu (21/6/2025).
Kaesang juga menyampaikan bahwa soal isu ayahnya maju sebagai Ketua Umum PSI juga menjadi salah satu topik yang dibahas saat bertemu di Solo. "Itu sudah kami obrolkan di seminggu terakhir ini. Kan ndak mungkin juga anak sama bapak saingan," katanya.
"Karena Ketua Umum PSI itu sudah diputuskan yaitu Kaesang. Calon-calon lain yang bermunculan itu hanya calon Boneka, hanya gimik-gimik saja itu," ujar Guntur kepada wartawan, Senin (23/6/2025).
Dia menyebut Kaesang sebenarnya sudah ditentukan untuk menjadi Ketua Umum PSI kembali. Sementara, kader PSI lain yang mendaftar hanya dijadikan sebagai calon boneka.
Baca juga: Jelang Pemilihan Ketua Umum PSI, 150 Ribu Kader Terverifikasi
Hal ini bermula ketika disinggung ihwal Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang dipastikan tidak menjadi Ketua Umum PSI merujuk keterangan Kaesang. Guntur Romli mengaku sejak awal sudah tidak percaya jika Jokowi akan mendaftar sebagai Caketum PSI.
“Bagi saya itu hanya cara untuk mengatrol PSI, caranya Jokowi untuk mengatrol PSI,” katanya.
Baca juga: Pastikan Jokowi Tak Maju Jadi Ketum PSI, Kaesang: Ndak Mungkin Anak Bapak Saingan
Kendati demikian, Guntur yang kini menjadi Politikus PDI Perjuangan itu enggan mengomentari lebih jauh proses pemilihan Raya PSI tersebut. "Dan ya itu urusan mereka, kami tidak mau komentar, saya tidak mau komentar," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kaesang Pangarep memastikan Jokowi tidak maju sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepastian ini disampaikan Kaesang usai mendaftarkan diri sebagai Ketua Umum PSI.
Soal keputusannya maju kembali sudah dikomunikasikan dengan Jokowi di Solo selama sepekan terakhir ini. "Saya sudah berkomunikasi dengan beliau, saya sudah satu minggu ini di Solo," ujar Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Sabtu (21/6/2025).
Kaesang juga menyampaikan bahwa soal isu ayahnya maju sebagai Ketua Umum PSI juga menjadi salah satu topik yang dibahas saat bertemu di Solo. "Itu sudah kami obrolkan di seminggu terakhir ini. Kan ndak mungkin juga anak sama bapak saingan," katanya.
(rca)
Lihat Juga :