Profil Marsdya Tedi Rizalihadi, Jebolan AAU 1991 yang Kini Jabat Wakasau
Senin, 23 Juni 2025 - 05:54 WIB
loading...
Profil Marsekal Madya (Marsdya) TNI Tedi Rizalihadi yang telah resmi menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) diulas dalam artikel ini. Foto/Dok TNI AU
A
A
A
JAKARTA - Profil Marsekal Madya (Marsdya) TNI Tedi Rizalihadi yang telah resmi menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) diulas dalam artikel ini. Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1991.
Diketahui, serah terima jabatan (sertijab) Wakasau dari Marsdya TNI Andyawan Martono kepada Marsdya TNI Tedi Rizalihadi berlangsung di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (20/6/2025). Sertijab tersebut turut diiringi oleh rangkaian tradisi kehormatan yang sarat nilai historis dan budaya organisasi TNI AU.
Dikutip dari Instagram TNI AU, tradisi itu dimulai dengan prosesi passing in, sebagai bentuk penyambutan resmi kepada Wakasau baru yang disambut penuh kebanggaan oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono didampingi Ketua Umum PIA Ardhya Garini Isa M. Tonny Harjono serta seluruh personel Mabesau.
Baca juga: Mutasi TNI, Marsda Minggit Tribowo Diangkat Jadi Pangkoopsudnas
Tradisi tersebut melambangkan penerimaan dan pengakuan terhadap estafet kepemimpinan yang baru di lingkungan staf teras TNI AU. Tradisi itu dilanjutkan dengan pelepasan foto Marsdya TNI Andyawan dari dinding ruang kerja Wakasau sebagai simbol berakhirnya masa tugas dalam jabatan tersebut.
Selanjutnya, foto Marsdya TNI Tedi Rizalihadi secara resmi dipasang di tempat yang sama, menandai awal masa pengabdiannya sebagai Wakasau. Sementara itu, foto pejabat lama secara khidmat dipindahkan ke dinding galeri kehormatan "Wakasau dari Masa ke Masa" sebagai bagian dari catatan sejarah kepemimpinan TNI AU.
Rangkaian tradisi kehormatan ini ditutup dengan penyerahan simbolis kunci ruang kerja Wakasau dari pejabat lama kepada pejabat baru sebagai lambang alih tugas dan tanggung jawab. Prosesi dilanjutkan dengan passing out Marsdya TNI Andyawan yang dilepas oleh seluruh jajaran Mabesau sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdiannya selama menjabat.
Dia mengatakan, selama satu tahun enam bulan mengemban amanah tersebut, banyak pelajaran berharga tentang loyalitas, kepercayaan, serta kerja sama kolektif dalam membangun kekuatan teknik Angkatan Udara. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI AU, serta dukungan dari keluarga, khususnya istri tercinta yang selalu mendampingi selama pengabdian.
“Tidak ada momen yang terhapus. Setiap hari dalam amanah ini adalah kenangan indah yang sulit dilupakan,” ungkapnya dalam sambutannya.
Sementara itu, pejabat Wakasau yang baru Marsdya TNI Tedi Rizalihadi dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Dia juga menuturkan bahwa penugasan ini merupakan kali kelima dirinya bertugas di Mabesau.
Wakasau berkomitmen untuk melanjutkan program dan capaian pendahulunya, demi mewujudkan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengatakan bahwa acara ini bukan sekadar pisah sambut, tetapi pengantar tugas. “Pak Andyawan tetap di hati kita, dan Pak Tedi bukan orang baru. Ini hanya rotasi jabatan,” katanya.
KSAU juga mengapresiasi dedikasi Marsdya TNI Andyawan dan istri selama menjalankan tugas, serta menyampaikan harapan agar Marsdya TNI Tedi Rizalihadi dapat melanjutkan pembangunan TNI AU ke depan. Lima fokus utama menjadi perhatian, yakni pengembangan piranti lunak, modernisasi alutsista, penataan organisasi, program makan bergizi gratis, dan ketahanan pangan.
Acara pisah sambut tersebut juga dihadiri oleh Dankodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa, Irjenau, Koorsahli KSAU, para Asisten KSAU, Dankoharmatau, Gubernur AAU, Danseskoau, Kapuslaiklambangjaau, Kaskoopsudnas, Wadan Kodiklatau, Pangkoopsud I, Pangkoopsud III, para Kepala Dinas di jajaran Mabesau, dan pejabat TNI AU lainnya.
![Profil Marsdya Tedi Rizalihadi, Jebolan AAU 1991 yang Kini Jabat Wakasau]()
Berbagai jabatan pernah dipercayakan kepada pria kelahiran Rangkasbitung, Lebak, 18 Juli 1970 ini, antara lain Danskadron 15 (2006-2009), Kasi Binpotdirga Lanud Iswahjudi, Kadisops Lanud Pekanbaru, Pabandyalatma Paban III Sopsau (2011), Kadispers Lanud Iswahjudi (2011).
Selanjutnya, Kadisops Lanud Iswahjudi (2011-2012), Dan Wing Udara 3 Tempur (2012-2013), Asops Kaskoopsau I (2013-2014), Danlanud Supadio (2014-2015), Dosen Utama Seskoau (2015-2016), Dandenma Mabesau (2016-2016), Koorsmin KSAU (2016-2017), Pangkosekhanudnas II (2017-2018).
Kemudian, Staf Khusus KSAU (2018), Danlanud Adi Sutjipto (2018-2019), Staf Khusus KSAU (2019), Kaskoopsau I (2019-2020), Waasops Panglima TNI (2020-2021), Pangkoopsau I (2021-2022), Pangkoopsud I (2022), Kaskoopsudnas (2022), Dankodiklatau (2022-2023), dan Pangkoopsudnas (2023-2025).
Diketahui, serah terima jabatan (sertijab) Wakasau dari Marsdya TNI Andyawan Martono kepada Marsdya TNI Tedi Rizalihadi berlangsung di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (20/6/2025). Sertijab tersebut turut diiringi oleh rangkaian tradisi kehormatan yang sarat nilai historis dan budaya organisasi TNI AU.
Dikutip dari Instagram TNI AU, tradisi itu dimulai dengan prosesi passing in, sebagai bentuk penyambutan resmi kepada Wakasau baru yang disambut penuh kebanggaan oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono didampingi Ketua Umum PIA Ardhya Garini Isa M. Tonny Harjono serta seluruh personel Mabesau.
Baca juga: Mutasi TNI, Marsda Minggit Tribowo Diangkat Jadi Pangkoopsudnas
Tradisi tersebut melambangkan penerimaan dan pengakuan terhadap estafet kepemimpinan yang baru di lingkungan staf teras TNI AU. Tradisi itu dilanjutkan dengan pelepasan foto Marsdya TNI Andyawan dari dinding ruang kerja Wakasau sebagai simbol berakhirnya masa tugas dalam jabatan tersebut.
Selanjutnya, foto Marsdya TNI Tedi Rizalihadi secara resmi dipasang di tempat yang sama, menandai awal masa pengabdiannya sebagai Wakasau. Sementara itu, foto pejabat lama secara khidmat dipindahkan ke dinding galeri kehormatan "Wakasau dari Masa ke Masa" sebagai bagian dari catatan sejarah kepemimpinan TNI AU.
Rangkaian tradisi kehormatan ini ditutup dengan penyerahan simbolis kunci ruang kerja Wakasau dari pejabat lama kepada pejabat baru sebagai lambang alih tugas dan tanggung jawab. Prosesi dilanjutkan dengan passing out Marsdya TNI Andyawan yang dilepas oleh seluruh jajaran Mabesau sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdiannya selama menjabat.
Pisah Sambut Wakasau
Setelah itu, Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabesau) menggelar acara pisah sambut Wakasau dari Marsdya TNI Andyawan Martono kepada Marsdya TNI Tedi Rizalihadi di Gedung Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (20/6/2025). Andyawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan selama menjabat Wakasau.
Dia mengatakan, selama satu tahun enam bulan mengemban amanah tersebut, banyak pelajaran berharga tentang loyalitas, kepercayaan, serta kerja sama kolektif dalam membangun kekuatan teknik Angkatan Udara. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI AU, serta dukungan dari keluarga, khususnya istri tercinta yang selalu mendampingi selama pengabdian.
“Tidak ada momen yang terhapus. Setiap hari dalam amanah ini adalah kenangan indah yang sulit dilupakan,” ungkapnya dalam sambutannya.
Sementara itu, pejabat Wakasau yang baru Marsdya TNI Tedi Rizalihadi dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Dia juga menuturkan bahwa penugasan ini merupakan kali kelima dirinya bertugas di Mabesau.
Wakasau berkomitmen untuk melanjutkan program dan capaian pendahulunya, demi mewujudkan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengatakan bahwa acara ini bukan sekadar pisah sambut, tetapi pengantar tugas. “Pak Andyawan tetap di hati kita, dan Pak Tedi bukan orang baru. Ini hanya rotasi jabatan,” katanya.
KSAU juga mengapresiasi dedikasi Marsdya TNI Andyawan dan istri selama menjalankan tugas, serta menyampaikan harapan agar Marsdya TNI Tedi Rizalihadi dapat melanjutkan pembangunan TNI AU ke depan. Lima fokus utama menjadi perhatian, yakni pengembangan piranti lunak, modernisasi alutsista, penataan organisasi, program makan bergizi gratis, dan ketahanan pangan.
Acara pisah sambut tersebut juga dihadiri oleh Dankodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa, Irjenau, Koorsahli KSAU, para Asisten KSAU, Dankoharmatau, Gubernur AAU, Danseskoau, Kapuslaiklambangjaau, Kaskoopsudnas, Wadan Kodiklatau, Pangkoopsud I, Pangkoopsud III, para Kepala Dinas di jajaran Mabesau, dan pejabat TNI AU lainnya.

Profil Marsdya Tedi Rizalihadi
Dia menjabat Wakasau berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 tanggal 27 Mei 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Selain AAU, dia menyelesaikan pendidikan di Sekbang (1994), Seskoau (2005), dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2019.Berbagai jabatan pernah dipercayakan kepada pria kelahiran Rangkasbitung, Lebak, 18 Juli 1970 ini, antara lain Danskadron 15 (2006-2009), Kasi Binpotdirga Lanud Iswahjudi, Kadisops Lanud Pekanbaru, Pabandyalatma Paban III Sopsau (2011), Kadispers Lanud Iswahjudi (2011).
Selanjutnya, Kadisops Lanud Iswahjudi (2011-2012), Dan Wing Udara 3 Tempur (2012-2013), Asops Kaskoopsau I (2013-2014), Danlanud Supadio (2014-2015), Dosen Utama Seskoau (2015-2016), Dandenma Mabesau (2016-2016), Koorsmin KSAU (2016-2017), Pangkosekhanudnas II (2017-2018).
Kemudian, Staf Khusus KSAU (2018), Danlanud Adi Sutjipto (2018-2019), Staf Khusus KSAU (2019), Kaskoopsau I (2019-2020), Waasops Panglima TNI (2020-2021), Pangkoopsau I (2021-2022), Pangkoopsud I (2022), Kaskoopsudnas (2022), Dankodiklatau (2022-2023), dan Pangkoopsudnas (2023-2025).
(rca)
Lihat Juga :