Kejagung Dalami Konstruksi Pasal di Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Senin, 02 Juni 2025 - 17:56 WIB
loading...
Kejagung Dalami Konstruksi...
Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar menuturkan selain mendalami siapa saja yang bertanggung jawab dalam dugaan korupsi chromebook di Kemendikbudristek periode 2019-2022, penyidik juga mendalami konstruksi pasal dalam kasus itu. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kapuspenkum Kejaksaan Agung Harli Siregar menuturkan selain mendalami siapa saja yang bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi chromebook di Kemendikbudristek periode 2019-2022, penyidik Jampidsus juga mendalami konstruksi pasal dalam kasus itu.

"Walaupun sudah di penyidikan, tapi penyidikan nanti sebenarnya dengan penyidikan umum ini akan membuat terang tindak pidana ini, menentukan pasalnya, serta menemukan siapa tersangkanya," ujar Harli, Senin (2/6/2025).

Menurut dia, kasus tersebut bersifat pengadaan, yang mana bisa saja ada unsur kerugian keuangan negara atau mungkin ada modus-modus lain yang kualifikasi deliknya bisa juga berupa suap dan seterusnya. Maka itu, penyidik masih mendalami lebih lanjut berkaitan hal itu.

Baca juga: Membandingkan Spek dan Harga Laptop ChromeBook Pelajar Kemendikbudristek

"Karena ini peristiwanya adalah pengadaan, maka tentu dari sisi kerugian keuangan negara mungkin masuk di klasifikasi itu, tapi apakah nanti misalnya bisa berkembang dengan kualifikasi lainnya," katanya.

Berdasarkan hasil penelusuran penyidik sementara ini, laptop berbasis chromebook telah tersebar ke sejumlah daerah. Dalam evaluasi kurun waktu antara 2019-2022, banyak ditemukan laptop chromebook tak berfungsi sebagaimana mestinya.

"Bisa karena faktor internet, bisa karena faktor kerusakan, nah apakah karena spek dan sebagainya ini akan menjadi bahan bagi penyidik untuk menghitung secara kuantitas berapa sebenarnya laptop sudah disebar, berapa mengalami kerusakan, bermanfaat atau tidak bermanfaat, tentu nanti diformulasikan oleh penyidik apakah ini menjadi bagian total loss atau tidak," ungkapnya.

Uji coba laptop berbasis chromebook berjumlah 1.000, hanya saja soal pengadaannya bisa jadi lebih mengingat anggaran yang ada pada dinas saja mencapai Rp3,5 triliun lebih. Ke depan, penyidik juga bakal meneliti soal mekanisme anggaran pengadaan laptop di pusat.

"1.000 itu uji coba. Kalau pengadaannya mungkin lebih karena dari anggarannya di dinas saja Rp3,5 triliun lebih sisanya 6 koma sekian triliun masuk dana alokasi khusus. Nanti akan diteliti penyidik bagaimana mekanisme anggaran di pusat, bagaimana melalui DAK yang kita ketahui DAK itu dana yang disalurkan ke daerah-daerah," ujar Harli.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Rekomendasi
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Berita Terkini
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved