DPR dan Menpora Dukung BPODT Jadikan Danau Toba Pusat Sport Tourism Dunia
Senin, 02 Juni 2025 - 17:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mutasi TNI, 6 Pati Duduki Jabatan Penting di Kemhan, Dirjen Strahan hingga Pothan
"ToTK merupakan bagian dari transformasi besar pariwisata Danau Toba. Karena itu, kami berterima kasih banyak kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution, yang menjadikan ToTK menjadi program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena bagaimanapun Kami ingin nantinya Danau Toba dikenali setara dengan Lake Como di Italia dan Lake Luzern di Swiss,” ujar Jimmy.
ToTK 2025 menargetkan kehadiran 2.200 peserta dari 25 negara dengan enam kategori lomba, mulai dari Kids Run hingga Ultra Trail 100K. Ajang ini akan mengintegrasikan sport tourism, ekowisata, dan wisata budaya dalam satu narasi pariwisata terpadu, sehingga harapannya jumlah total kunjungan dapat mencapai belasan ribu wisatawan dari seluruh dunia.
Selain itu, BPODT juga mengajukan pembangunan training center di kawasan Toba Caldera Resort. Fasilitas ini ditargetkan menjadi pusat pelatihan atlet nasional dan internasional. Usulan ini mendapat perhatian serius Menpora.
Jimmy Panjaitan juga menyampaikan apresiasi kepada Menpora atas dukungan yang konsisten terhadap ToTK. Ia menekankan bahwa sport tourism bisa menjadi wajah baru pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian Kemenpora dalam event ini, beliau selalu mengingatkan dari awal bahwa event ini sangat strategis dalam pengembangan pariwisata di Destinasi Prioritas Danau Toba,” ujarnya.
"ToTK merupakan bagian dari transformasi besar pariwisata Danau Toba. Karena itu, kami berterima kasih banyak kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution, yang menjadikan ToTK menjadi program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena bagaimanapun Kami ingin nantinya Danau Toba dikenali setara dengan Lake Como di Italia dan Lake Luzern di Swiss,” ujar Jimmy.
ToTK 2025 menargetkan kehadiran 2.200 peserta dari 25 negara dengan enam kategori lomba, mulai dari Kids Run hingga Ultra Trail 100K. Ajang ini akan mengintegrasikan sport tourism, ekowisata, dan wisata budaya dalam satu narasi pariwisata terpadu, sehingga harapannya jumlah total kunjungan dapat mencapai belasan ribu wisatawan dari seluruh dunia.
Selain itu, BPODT juga mengajukan pembangunan training center di kawasan Toba Caldera Resort. Fasilitas ini ditargetkan menjadi pusat pelatihan atlet nasional dan internasional. Usulan ini mendapat perhatian serius Menpora.
Jimmy Panjaitan juga menyampaikan apresiasi kepada Menpora atas dukungan yang konsisten terhadap ToTK. Ia menekankan bahwa sport tourism bisa menjadi wajah baru pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian Kemenpora dalam event ini, beliau selalu mengingatkan dari awal bahwa event ini sangat strategis dalam pengembangan pariwisata di Destinasi Prioritas Danau Toba,” ujarnya.
Lihat Juga :