Fadli Zon: Tidak Ada Eskalator Apalagi Ekskavator di Candi Borobudur, Namanya Tuh Chair Lift
Senin, 26 Mei 2025 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Fadli mengatakan, keberadaan lift kursi itu tak merusak bangunan atau benda bersejarah. Apalagi, keberadaan kursi lift ini sudah diterapkan di sejumlah situs bersejarah di dunia.
"Namanya itu yang namanya tuh chair lift. Chair lift itu tidak masif dan tidak merusak. Tidak ada penetrasi sama sekali. Jadi saya tegaskan itu dilakukan hampir di semua situs-situs heritage dunia," tutur Fadli.
Ia menjelaskan, pemasangan chair lift ini ditujukan untuk memudahkan pengunjung, apalagi yang disabilitas. "Ini adalah akses kepada untuk mereka yang tidak mampu sampai di tujuan. Misalnya naik ke Angkor Wat. Kalangan disabilitas atau yang sudah senior. Atau pendeta-pendeta atau bante-bante atau biksu-biksu yang senior," kata Fadli.
“Jadi itu saya tegaskan. Tidak ada eskalator apalagi ekskavator. Ini yang menyebarluaskan ini benar-benar menyesatkan. Tidak ada eskalator maupun tidak ada ekskavator di Candi Borobudur. Itu yang saya ceritakan," pungkasnya.
"Namanya itu yang namanya tuh chair lift. Chair lift itu tidak masif dan tidak merusak. Tidak ada penetrasi sama sekali. Jadi saya tegaskan itu dilakukan hampir di semua situs-situs heritage dunia," tutur Fadli.
Ia menjelaskan, pemasangan chair lift ini ditujukan untuk memudahkan pengunjung, apalagi yang disabilitas. "Ini adalah akses kepada untuk mereka yang tidak mampu sampai di tujuan. Misalnya naik ke Angkor Wat. Kalangan disabilitas atau yang sudah senior. Atau pendeta-pendeta atau bante-bante atau biksu-biksu yang senior," kata Fadli.
“Jadi itu saya tegaskan. Tidak ada eskalator apalagi ekskavator. Ini yang menyebarluaskan ini benar-benar menyesatkan. Tidak ada eskalator maupun tidak ada ekskavator di Candi Borobudur. Itu yang saya ceritakan," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :