Kabar Duka, Hakim Agung MA Abdul Manaf Meninggal Dunia
Rabu, 21 Mei 2025 - 10:11 WIB
loading...
Mahkamah Agung (MA) berduka, Hakim Agung Kamar Agama Abdul Manaf meninggal dunia pada hari ini. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) berduka, Hakim Agung Kamar Agama Abdul Manaf meninggal dunia pada hari ini Pukul 05.30 WIB di kediamannya di Depok, Jawa Barat. Abdul Manaf mengembuskan napas diusianya yang ke 66 tahun.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Mahkamah Agung Republik Indonesia berduka atas wafatnya Yang Mulia Dr. Drs. Abdul Manaf, M.H., Hakim Agung Kamar Agama Mahkamah Agung, pada Rabu, 21 Mei 2025, dalam usia 66 tahun,” dikutip dari laman resmi MA, Rabu (21/5/2025).
Kabar duka tersebut juga dibenarkan salah satu staf di Kamar Agama, Okiawan Waseso. “Iya mas, benar. Barusan kurang lebih pukul 05.30 WIB di Depok,” kata Okiawan.
Baca juga: MA Tolak Peninjauan Kembali Eks Menkominfo Johnny G Plate
Abdul Manaf lahir di Bogor, 14 Juli 1958. Pengabdiannya di dunia peradilan dimulai pada 1984 sebagai pegawai di Pengadilan Agama Bajawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua tahun kemudian, dia diangkat sebagai hakim pada pengadilan yang sama. Kariernya terus menanjak dengan berbagai penugasan, di antaranya sebagai Wakil Ketua dan Ketua PA Bajawa, serta Ketua PA Karangasem, Bali.
Pada 2003, dia bertugas di Pulau Jawa sebagai Wakil Ketua PA Jakarta Utara dan kemudian diangkat menjadi Ketua pada tahun 2006. Selanjutnya, dia dipercaya menjabat sebagai Hakim Tinggi di PTA Medan dan PTA Jakarta, serta menjalankan tugas pengawasan di Badan Pengawasan MA.
Baca juga: Deretan Perwira Tinggi AD Dimutasi Jadi Staf Khusus KSAD, Nomor 2 Dianulir Panglima TNI
Di sana, dia menjabat sebagai Inspektur Wilayah IV (2012) dan Inspektur Wilayah III (2013), sebelum diangkat sebagai Dirjen Badilag pada 2015. Pada 2018, dia menjabat sebagai Wakil Ketua PTA Surabaya dan akhirnya dilantik sebagai Hakim Agung pada Kamar Agama Mahkamah Agung pada 15 Agustus 2018.
Selama mengabdi, dia dikenal sebagai pribadi yang santun, tegas, dan berkomitmen dalam menegakkan hukum yang adil serta humanis. Dia juga dikenal sebagai pembina yang dihormati dan teladan bagi para aparatur peradilan agama di seluruh Indonesia.
Mahkamah Agung beserta seluruh apartur Peradilan di seluruh Indonesia menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Mahkamah Agung akan menyelenggarakan upacara pelepasan jenazah yang direncanakan dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. Jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Bulak Lebar.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Mahkamah Agung Republik Indonesia berduka atas wafatnya Yang Mulia Dr. Drs. Abdul Manaf, M.H., Hakim Agung Kamar Agama Mahkamah Agung, pada Rabu, 21 Mei 2025, dalam usia 66 tahun,” dikutip dari laman resmi MA, Rabu (21/5/2025).
Kabar duka tersebut juga dibenarkan salah satu staf di Kamar Agama, Okiawan Waseso. “Iya mas, benar. Barusan kurang lebih pukul 05.30 WIB di Depok,” kata Okiawan.
Baca juga: MA Tolak Peninjauan Kembali Eks Menkominfo Johnny G Plate
Abdul Manaf lahir di Bogor, 14 Juli 1958. Pengabdiannya di dunia peradilan dimulai pada 1984 sebagai pegawai di Pengadilan Agama Bajawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua tahun kemudian, dia diangkat sebagai hakim pada pengadilan yang sama. Kariernya terus menanjak dengan berbagai penugasan, di antaranya sebagai Wakil Ketua dan Ketua PA Bajawa, serta Ketua PA Karangasem, Bali.
Pada 2003, dia bertugas di Pulau Jawa sebagai Wakil Ketua PA Jakarta Utara dan kemudian diangkat menjadi Ketua pada tahun 2006. Selanjutnya, dia dipercaya menjabat sebagai Hakim Tinggi di PTA Medan dan PTA Jakarta, serta menjalankan tugas pengawasan di Badan Pengawasan MA.
Baca juga: Deretan Perwira Tinggi AD Dimutasi Jadi Staf Khusus KSAD, Nomor 2 Dianulir Panglima TNI
Di sana, dia menjabat sebagai Inspektur Wilayah IV (2012) dan Inspektur Wilayah III (2013), sebelum diangkat sebagai Dirjen Badilag pada 2015. Pada 2018, dia menjabat sebagai Wakil Ketua PTA Surabaya dan akhirnya dilantik sebagai Hakim Agung pada Kamar Agama Mahkamah Agung pada 15 Agustus 2018.
Selama mengabdi, dia dikenal sebagai pribadi yang santun, tegas, dan berkomitmen dalam menegakkan hukum yang adil serta humanis. Dia juga dikenal sebagai pembina yang dihormati dan teladan bagi para aparatur peradilan agama di seluruh Indonesia.
Mahkamah Agung beserta seluruh apartur Peradilan di seluruh Indonesia menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Mahkamah Agung akan menyelenggarakan upacara pelepasan jenazah yang direncanakan dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. Jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Bulak Lebar.
(cip)
Lihat Juga :