Ray Rangkuti Dorong Kaesang Maju Lawan Jokowi di Pemilihan Ketum PSI

Jum'at, 16 Mei 2025 - 09:39 WIB
loading...
Ray Rangkuti Dorong...
Joko Widodo (Jokowi) bersama Kaesang Pangarep dan kader PSI di Braga, Bandung pada Februari 2024. Foto/Dok PSI
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti menilai mendorong Kaesang Pangarep maju lawan Mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di pemilihan ketua umum Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ). Menurut Ray, Pemilu Raya PSI akan menjadi menarik jika ayah dan anaknya bertarung.

“Yang paling mungkin kandidat melawan beliau (Jokowi, red) itu ya ketua umum sekarang (Kaesang, red). Kan umumnya di Indonesia itu akan lanjut terus hampir enggak ada batasnya kan. Nah apalagi ketua umum sekarang ini yang namanya Kaesang baru menjabat 2 tahun kan," kata Ray dalam program Interupsi bertajuk ‘Jokowi Siap Kembali ke Politik,’ yang disiarkan iNews TV, Kamis (15/5/2025).

"Nah di sinilah menariknya, melihat nanti kalau ini betul-betul terjadi, bapak dan anak sama-sama jadi calon ketua umum partai yang namanya PSI. Kan menarik betul tuh," ucapnya.

Baca juga: Projo Sebut Jokowi Bakal Ambil Keputusan Politik Dalam Waktu Dekat



Pemilu Raya PSI makin menarik jika Jokowi dan Kaesang menjadi peserta forum debat calon. “Di mana anak dan bapak saling adu argumentasi. Ilmu bapak turun ke anak, ilmu anak bagaimana tuh ya," kata Ray.

Namun, kemungkinan yang kedua menurut Ray, Jokowi hanya calon tunggal di Pemilu Raya PSI. “Enggak ada saingan, enggak ada yang berani, siapa yang berani melawan Pak Jokowi? Jangankan jadi ketua umum, jadi presiden saja mau tiga periode masih mungkin kok," tutur Ray.

Baca juga: Riwayat Pendidikan Kaesang Pangarep, Putra Bungsu Jokowi yang Juga Ketua Umum PSI


Jokowi: Kalau Saya Mendaftar, Mungkin yang Lain Malah Enggak Daftar


Diberitakan sebelumnya, pendaftaran Calon Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah dibuka sejak Selasa, 13 Mei 2025. Adapun lokasi pendaftaran di Basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat dari pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB hingga 18 Juni 2025.

Jokowi merespons kabar terkait namanya masuk bursa Calon Ketum PSI. Jokowi mengaku tengah mempertimbangkan kemungkinan tersebut. “Masih dalam kalkulasi. Jangan sampai kalau nanti misalnya saya ikut, saya kalah,” kata Jokowi di Solo, Rabu (14/5/2025).

Hingga kini dirinya belum mendaftar karena masa pendaftaran Calon Ketum PSI masih panjang dan seingatnya sampai Juni 2025. Terkait kemungkinan akan bersaing dengan putranya sendiri, Kaesang Pangarep yang kini menjadi Ketua Umum PSI, Jokowi belum bisa memastikan. “Kalau saya mendaftar, mungkin yang lain malah enggak mendaftar,” tuturnya.

Mengenai peluang, dirinya belum tahu. Sepengetahuannya, pemilihan Ketua Umum PSI kabarnya akan menggunakan e-voting one man one vote. Seluruh anggota diberi hak untuk memilih, sehingga itu menjadi sesuatu yang sulit untuk diprediksi.

Dikatakannya, penggunaan e-voting merupakan sesuatu yang bagus. Sebab pada era digital seperti sekarang, keterlibatan semua anggota sangat penting, termasuk dalam pemilihan ketua partai.

Artinya kepemilikan terhadap partai betul-betul di tangan anggota. “Saya kira bagus, dan kalau perlu kantor DPC, DPD, dan kantor di tingkat kecamatan semua pakai virtual office. Tapi regulasinya perlu dirubah,” ungkapnya.

Jokowi memperkirakan, partai ke depan akan seperti itu sekaligus selaras dengan Partai Super Tbk yang pernah ia disampaikan gagasannya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Rekomendasi
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Berita Terkini
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved