Profil Agum Gumelar, Jenderal Kopassus yang Tolak Wacana Wapres Gibran Dimakzulkan

Senin, 05 Mei 2025 - 18:35 WIB
loading...
Profil Agum Gumelar,...
Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan TNI-Polri mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan TNI-Polri mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah jenderal juga menolak wacana Wapres Gibran dimakzulkan.

Tak hanya Agum, terdapat beberapa jenderal antara lain Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Plt Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Mayjen TNI (Purn) Komaruddin Simanjuntak, Laksamana (Purn) Siwi Sukma Adji, Marsekal (Purn) Yuyu Sutisna, Letjen (Purn) HBL Mantiri, serta Jenderal Pol (Purn) Bambang Hendarso Danuri.

Baca juga: 2 Sosok Purnawirawan Jenderal TNI yang Dukung Prabowo Tolak Ganti Wapres dan Reshuffle Kabinet

Sekelumit tentang Agum Gumelar. Agum merupakan sosok jenderal dan politikus kawakan yang lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 17 Desember 1945. Karier militer dan politiknya sama-sama cemerlang. Mau tahu lebih dalam sosok Agum, berikut penuturannya.

Profil Agum Gumelar

Perjalanan militer Agum dimulai ketika masuk Akademi Militer Nasional Magelang tahun 1969. Keahliannya di bidang intelijen membuatnya dipercaya menjabat berbagai posisi strategis, termasuk di Kopassus dan Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN).

Kemampuan bahasa Mandarin yang dikuasainya berkat penugasan di Taiwan pada 1970-an menjadi nilai tambah dalam karier intelijennya. Pada 1987, kariernya makin menanjak dengan dipercaya menjabat Wakil Asintel Kopassus, kemudian Asintel Kasdam Jaya.

Ketika menjabat Staf Ahli Panglima ABRI tahun 1996 Agum mulai menunjukkan kedekatannya dengan dunia politik. Hubungannya dengan PDIP membuatnya dianggap sebagai salah satu simpatisan Megawati Soekarnoputri.

Tidak hanya dikenal sebagai perwira tinggi TNI AD, Agum juga menunjukkan kepedulian terhadap isu gender. Di era reformasi, namanya sempat diusulkan Aliansi Perempuan sebagai calon Panglima ABRI. Ini menunjukkan pengakuan terhadap kapasitas kepemimpinannya.

Setelah pensiun dari militer, dia beralih ke dunia politik dengan menjadi Menteri Perhubungan era Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kiprah Agum di dunia olahraga juga tak kalah menarik. Sebagai Ketua Umum PSSI periode 1998-2003, dia berusaha membenahi sepak bola nasional meski hasilnya belum maksimal.

Pengalamannya di PSSI membuat FIFA mempercayainya sebagai Ketua Komite Normalisasi PSSI saat terjadi krisis kepemimpinan. Dia juga sempat memimpin KONI periode 2003-2007.

Di akhir kariernya, Agum tetap aktif memberikan masukan untuk pembangunan olah raga nasional. Ketika PSSI dibekukan pemerintah tahun 2015, dia dengan tegas meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengaktifkan kembali organisasi tersebut.

Menurut dia, pembekuan justru akan merugikan perkembangan sepak bola Indonesia dalam jangka panjang.

Sepanjang hidupnya, Agum telah menunjukkan dedikasi sebagai abdi negara baik di bidang militer, politik, maupun olah raga. Meski gagal dalam pencalonan Gubernur Jawa Barat tahun 2008, pengaruhnya dalam panggung nasional tetap signifikan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Rekomendasi
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Ronaldo Ngambek Ditanya...
Ronaldo Ngambek Ditanya Soal Messi: Saya Tak Peduli dengan Orang Lain
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Berita Terkini
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved