Iperindo Optimistis Industri Galangan Kapal Nasional Mampu Hadapi Banyak Tantangan

Rabu, 30 April 2025 - 20:55 WIB
loading...
Iperindo Optimistis...
Upaya mewujudkan kemandirian industri perkapalan nasional saat ini masih menghadapi banyak tantangan. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Upaya mewujudkan kemandirian industri perkapalan nasional saat ini masih menghadapi banyak tantangan. Salah satu hambatan itu berkaitan dengan belum diimplementasikannya secara nyata Instruksi Presiden No 5 Tahun 2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional secara komprehensif.

“Kebijakan ini belum mampu mengantarkan industri kapal nasional menjadi mandiri. Impor kapal masih tinggi, terutama impor kapal bekas dan masih banyak BUMN atau swasta yang memilih membangun kapal di galangan luar negeri dibandingkan dengan membangun kapal pada galangan kapal dalam negeri,” ujar Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Anita Puji Utami di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Saat ini, industri perkapalan nasional sebenarnya mampu sebagai produsen untuk memenuhi kebutuhan kapal secara nasional.

“Kami sangat optimistis terkait kemampuan industri galangan kapal dalam negeri untuk membangun kapal-kapal baru, memperbaiki kapal maupun refurhbisment berbagai tipe, jenis dan ukuran kapal,” katanya.

Industri kapal nasional telah mampu membuat berbagai jenis, ukuran, dan tipe kapal. Selain membuat, industri kapal nasional juga mampu melakukan perbaikan maupun refurhbisment kapal seperti kapal tanker, kapal container, kapal angkut semen, kapal angkut ternak, kapal roro, kapal patroli, kapal bulk carrier, general cargo, penunjang operasi lepas pantai atau offshore hingga berbagai jenis kapal perang, apalagi kapal-kapal seperti tug and barge.

“Kemampuan kami dalam membangun kapal baru bisa mencapai 1.200 unit per tahun, dan sekarang utilisasinya baru sekitar 10%. Artinya, masih banyak fasilitas galangan kapal nasional yang belum dimanfaatkan oleh pelayaran swasta maupun BUMN,” ucap Anita.

Bahkan tahun 2025 ini industri perkapalan nasional memiliki kemampuan memperbaiki kapal hingga 36.000 unit kapal sehingga Indonesia tidak kekurangan space untuk mendukung perbaikan kapal sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Kami bermimpi agar seluruh armada yang dibutuhkan dalam 10 tahun ke depan dapat dibangun di galangan dalam negeri. Segala yang dibutuhkan, kami siap menyediakan, jangan sampai satu unit kapal pun tidak dibangun di dalam negeri dan tidak menjadi karya anak bangsa,” ujarnya.

Mengutip data Kementerian Perindustrian, saat ini Indonesia memiliki lebih dari 250 galangan yang tersebar di 29 provinsi dan lebih dari 70 kota/kabupaten. Selain itu, industri kapal nasional saat ini juga memiliki 127 industri komponen kapal dan bahan baku kapal yang terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Kepulauan Riau.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Jadi Wakil Ketua Pansus...
Jadi Wakil Ketua Pansus RUU Desain Industri, Lola Dorong Industri Nasional Kuat dan Terlindungi
Kemlu Beri Sinyal Positif...
Kemlu Beri Sinyal Positif Kondisi 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz
Nasib 2 Kapal Pertamina...
Nasib 2 Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Kemlu Terus Koordinasi dengan Otoritas Iran
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Rekomendasi
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Berita Terkini
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Infografis
AS Akui Kehebatan Rudal-Drone...
AS Akui Kehebatan Rudal-Drone Houthi, Mampu Serang Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved