Ini Kiprah Akademisi UKI untuk Masyarakat

Minggu, 06 September 2020 - 18:02 WIB
loading...
Ini Kiprah Akademisi...
Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan Prodi Pendidikan Biologi FKIP UKI di Kelurahan Klender, Jakarta Timur.
A A A
JAKARTA - Saat ini bumi dinilai darurat sampah plastik. Hal ini dikatakan Riska Septia Wahyuningtyas, Dosen Prodi Pendidikan Biologi FKIP UKI dalam video yang ditayangkan secara virtual melalui Youtube Jurnal Pro-life. Untuk mengatasi hal ini, Riska menyarankan agar dilakukan pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah dijelaskan ada 3R yaitu Reduce, Reuse dan Recycle.

“Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama. Recycle berarti mengolah kembali sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat,” tutur Riska.

Untuk pengelolaan sampah, Riska menjelaskan agar dilakukan pemilahan sampah. “Pemilahan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik di setiap kawasan. Pemanfaatan sampah organik dilakukan dengan pengomposan. Sampah organik yang mudah membusuk dan tidak bisa didaur ulang dapat diubah menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan,” Ungkapnya.

Sosialisasi secara daring ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan Prodi Pendidikan Biologi FKIP UKI. Sosialisasi dilakukan dengan menggandeng ibu PKK dan warga RW 12 Kelurahan Klender (Buaran), Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kegiatan dilakukan pada 18 – 19 Agustus 2020. Adapun tema PkM kali ini adalah “Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Pembuatan Kompos serta Sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Pemanfaatan Tanaman Pekarangan”.

Terkait kegiatan ini, Adisty Ratnapuri selaku Ketua PkM berharap Prodi Pendidikan Biologi FKIP UKI dapat memberikan dampak yang positif bagi seluruh masyarakat khususnya warga RW 12 Kelurahan Klender, sehingga dapat menciptakan lingkungan hidup dan pola hidup yang sehat.

Sementara itu, Dosen Prodi Biologi FKIP UKI, Dr. Marina Silalahi menjelaskan bahwa Pandemi Covid 19 membuat aktivitas masyarakat dibatasi, sehingga banyak aktivitas dilakukan di rumah. “Maka kita dapat memaksimalkan pekarangan rumah untuk menghabiskan aktivitas dan mendapatkan sumber bahan pangan dan pendapatan tambahan,” ujarnya dalam tayangan video Sosialisasi Pola Hidup Sehat dan Pemanfaatan Tanaman Pekarangan.

Menurut Marina, masyarakat dapat mencoba membudidayakan sayuran dengan beberapa cara seperti penanaman dengan metode hidroponik. Untuk wadah dan media tanamnya, ujar Marina, dapat memanfaatkan limbah plastik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Berita Terkini
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved