Pertemuan Prabowo dan Megawati Babak Baru Rekonsiliasi Nasional

Rabu, 09 April 2025 - 19:25 WIB
loading...
Pertemuan Prabowo dan...
Pertemuan Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri akhirnya terlaksana di Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin, 7 April 2025 dalam suasana silaturahmi Idulfitri 1446 H. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pertemuan Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri akhirnya terlaksana di Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin, 7 April 2025 dalam suasana silaturahmi Idulfitri 1446 H.

Pertemuan yang sudah direncanakan sejak lama ini terlaksana dalam situasi mendadak dan senyap. Pertemuan ini disambut baik oleh berbagai kalangan karena dianggap sebagai pertemuan penting.

Baca juga: Respons Jokowi Tanggapi Pertemuan Megawati dengan Prabowo

Dalam berbagai kesempatan, Megawati menyatakan PDIP berada di luar kekuasaan yang kerap bersikap kritis terhadap pemerintah.

"Pertemuan antara Prabowo dan Megawati menandakan babak baru hubungan politik Ketua Umum PDIP Megawati dan pemerintah," ujar Khalid Zabidi dari lembaga kajian GREAT Institute, Rabu (9/4/2025).

Pertemuan politik kedua tokoh nasional ini merupakan langkah politik dari Presiden Prabowo yang mengedepankan kenegarawanan.

"Di sini tampak kebesaran hati Prabowo yang saat ini berstatus kepala negara bertamu datang ke kediaman Megawati di Teuku Umar demi berpolitik yang mengedepankan kepentingan nasional penuh dengan jiwa kenegarawanan," katanya.

Pertemuan ini juga tidak lepas dari peran Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang intens melakukan komunikasi politik di antara kedua belah pihak.

Dasco mempunyai pengalaman membangun rekonsiliasi politik nasional saat bangsa menghadapi suasana keterbelahan selepas Pilpres 2019 di mana Prabowo bergabung ke kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Mar'uf Amin.

"Ini jadi kali kedua Sufmi Dasco melakukan langkah membangun rekonsiliasi politik setelah usai Pilpres 2019 di mana Prabowo masuk pemerintahan Jokowi sebagai menhan," ucapnya.

Sehubungan dengan pertemuan Megawati dan Prabowo, Sudarto, ahli komunikasi politik dari Universitas Pancasila menanggapi bahwa pertemuan itu penting bagi kedua belah pihak.

"Pertemuan 2 tokoh ini sangat penting buat bangsa setelah tercabik-cabik usai Pilpres 2024 lalu. Pertemuan antara Prabowo dan Megawati menjadi simbol persatuan dan kekompakan untuk bersama membangun Indonesia," kata Sudarto yang juga Doktor Komunikasi Politik Universitas Pancasila.

Di tengah situasi dunia dan Indonesia yang sedang mengalami tekanan ekonomi dunia yang sedang tidak menentu, langkah politik dua tokoh bangsa ini patut diapresiasi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Rekomendasi
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Berita Terkini
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved