Sejumlah Wilayah di Indonesia Terendam Banjir, Ini Daftarnya

Sabtu, 05 April 2025 - 16:20 WIB
loading...
Sejumlah Wilayah di...
Banjir merendam sekolah di Kelurahan Ilir Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. FOTO/BNPB
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana hidrometeorologi basah berupa banjir masih melanda sejumlah wilayah Tanah Air hingga Sabtu (5/4/2025). Sejumlah rumah tinggal dan fasilitas pendidikan terdampak banjir.

Kejadian pertama dilaporkan dari Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Akibat hujan dengan intensitas yang tinggi dan dengan durasi yang cukup lama, banjir terjadi di Desa Penyasawan, Kecamatan Kampar.

"Bencana tersebut telah menyebabkan 180 KK, 200 rumah warga, satu unit fasilitas ibadah dan satu kantor desa terdampak pada hari Jumat (4/4) pukul 00.22 WIB," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).



Aam, sapaan karibnya, menyebut BPBD Kabupaten Kampar telah melakukan kaji cepat, pendataan dan berkoordinasi dengan dinas sosial serta pemerintah setempat untuk mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak.

Selanjutnya, Aam menyebut banjir juga merendam Desa Sifaelete yang berada di Kelurahan Ilir Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara.

"Sebanyak 120 KK terdampak akibat peristiwa yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang berlangsung cukup lama pada hari Jumat (4/4) pukul 13.00 WIB," ujarnya.

"Untuk kerugian materiil yang dilaporkan tercatat sebanyak 120 rumah, satu fasilitas pendidikan, tiga akses jalan dan 17 ruko terdampak," tambahnya.

BPBD Kota Gunungsitoli lakukan asesmen dan berkoordinasi lintas sektor dengan dinas terkait serta bersama-sama dengan masyarakat melakukan pembersihan sampah dan material yang menyumbat drainase.

Baca juga: Jatimulya Diterjang Banjir Satu Meter, Banyak Pengendara Motor yang Mogok

Aam menambahkan akibat tingginya intensitas hujan di wilayah bagian hulu sungai menyebabkan banjir merendam Kecamatan larompong dan Kecamatan Suli Barat yang berada di wilayah administrasi Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan pada Jumat (4/4) pukul 21.15 WITA.

Tercatat sebanyak 70 KK terdampak akibat kejadian ini, untuk kerugian materiil dilaporkan 70 rumah warga, akses jalan dan lahan sawah serta kebun terdampak dan terus dilakukan pendataan. BPBD Kabupaten Luwu masih terus lakukan kaji cepat dan koordinasi dengan aparat kecamatan setempat.

Kejadian banjir juga terjadi di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada hari Jumat (4/4) pukul 19.30 WIB. Bencana itu telah melanda enam kelurahan yang berada di Kecamatan Cepu yaitu Kelurahan Cepu, Kelurahan Balun, Kelurahan Tambakromo, Kelurahan Karangboyo, Kelurahan Ngroto dan Kelurahan Ngelo.

"Sebanyak 468 rumah yang ditinggali 500 KK terdampak akibat peristiwa ini dan juga menyebabkan satu fasilitas umum dan empat unit fasilitas pendidikan terendam banjir," ucap Aam.

BPBD Kabupaten Blora dan BPBD Provinsi Jawa Tengah beserta lintas instansi terkait telah mengupayakan dukungan tanggap darurat mulai pembersihan drainase dari sampah hingga dukungan logistik kepada warga terdampak.

Lebih lanjut, menyikapi peristiwa bencana yang terjadi di berbagai daerah, BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam mengantisipasi ancaman potensi risiko bencana hidrometeorologi basah. Segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika terjadi hujan deras lebih dari satu jam dan jarak pandang kurang dari 100 meter.

"Pemerintah daerah diminta untuk segera memeriksa kesiapan perangkat, personel, serta sumber daya guna menghadapi potensi darurat. Masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti arahan pemerintah dan tidak termakan dengan isu yang belum bisa dipertanggungjawabkan," ungkapnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Rekomendasi
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved