Gelar Rakor, Menko Polkam Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik dan Idulfitri 1446
Senin, 10 Maret 2025 - 19:43 WIB
loading...
Menko Polkam Budi Gunawan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral persiapan Pengamanan Idulfitri 1446 H/2025 M di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (10/3/2015). Foto./Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyatakan kesiapan seluruh kementerian dan lembaga dalam menyambut mudik Lebaran 2025.
Foto/Ist
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan saat menggelar rapat koordinasi lintas sektoral persiapan Pengamanan Idulfitri 1446 H/2025 M di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (10/3/2015).
Baca juga: Budi Gunawan Apresiasi Kinerja BNN Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp1 Triliun
Rakor tersebut dihadiri Kemenko PMK, Kemenko Polkam, Polri, TNI, Kemenhub, Kemendag, Kementerian PU, Kemenag, Kemenpar, Bapanas, BMKG, BNPB, Basarnas, PT Pertamina, PT Jasa Marga, dan PT Jasa Raharja.
"Baru saja dilaksanakan rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga jajaran Kemenko PMK dan Kemenko Polkam dalam rangka mengecek kesiapan menghadapi arus mudik dan Lebaran Idulfitri 1446 H tahun 2025," ujar Budi Gunawan.
Foto/Ist
Menurut Budi Gunawan, rapat tersebut membahas kesiapan seluruh kementerian/lembaga, terhadap beberapa aspek terkait pengamanan Idulfitri.
Baca juga: Menko Polkam BG Ungkap Ada 300 Lebih Jalur Tikus Penyelundupan
Pertama, aspek pengamanan yang meliputi pergelaran personel Polri dan TNI sebanyak 164.298 personel gabungan terdiri dari 93.358 personel Polri, 66.714 personel TNI, dan kekuatan lainnya dari kementerian dan lembaga yang mengisi 2.894 pos pengamanan dan beberapa titik-titik lainnya.
Kedua, kesiapan transportasi dan sarana prasarana perhubungan, baik transportasi darat, udara, dan laut. Ketiga, kesiapan bahan pokok dan Bakar Bakar Minyak (BBM) selama pelaksanaan mudik dan Lebaran.
Keempat, kesiapan tanggap bencana yang dipaparkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, dan lain sebagainya dengan mendirikan satuan-satuan tugas tanggap bencana dari beberapa prediksi bencana yang mungkin masih terjadi.
"Rapat kali ini, sebagaimana perintah Bapak Presiden, untuk memastikan negara hadir di masyarakat memberikan rasa aman dan nyaman agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman," ujarnya.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini menyebut, sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto, telah dibentuk Rapid Response Team atau Tim Respons Cepat manakala terjadi hal-hal yang terkait dengan gangguan keamanan, bencana, dan sebagainya.
"Kesimpulan rapat seluruh kementerian lembaga yang hadir di sini telah siap untuk melaksanakan dan menyukseskan mudik dan Lebaran Idulfitri 1446 H/2025," ucapnya.

Foto/Ist
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan saat menggelar rapat koordinasi lintas sektoral persiapan Pengamanan Idulfitri 1446 H/2025 M di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (10/3/2015).
Baca juga: Budi Gunawan Apresiasi Kinerja BNN Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp1 Triliun
Rakor tersebut dihadiri Kemenko PMK, Kemenko Polkam, Polri, TNI, Kemenhub, Kemendag, Kementerian PU, Kemenag, Kemenpar, Bapanas, BMKG, BNPB, Basarnas, PT Pertamina, PT Jasa Marga, dan PT Jasa Raharja.
"Baru saja dilaksanakan rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga jajaran Kemenko PMK dan Kemenko Polkam dalam rangka mengecek kesiapan menghadapi arus mudik dan Lebaran Idulfitri 1446 H tahun 2025," ujar Budi Gunawan.

Foto/Ist
Menurut Budi Gunawan, rapat tersebut membahas kesiapan seluruh kementerian/lembaga, terhadap beberapa aspek terkait pengamanan Idulfitri.
Baca juga: Menko Polkam BG Ungkap Ada 300 Lebih Jalur Tikus Penyelundupan
Pertama, aspek pengamanan yang meliputi pergelaran personel Polri dan TNI sebanyak 164.298 personel gabungan terdiri dari 93.358 personel Polri, 66.714 personel TNI, dan kekuatan lainnya dari kementerian dan lembaga yang mengisi 2.894 pos pengamanan dan beberapa titik-titik lainnya.
Kedua, kesiapan transportasi dan sarana prasarana perhubungan, baik transportasi darat, udara, dan laut. Ketiga, kesiapan bahan pokok dan Bakar Bakar Minyak (BBM) selama pelaksanaan mudik dan Lebaran.
Keempat, kesiapan tanggap bencana yang dipaparkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, dan lain sebagainya dengan mendirikan satuan-satuan tugas tanggap bencana dari beberapa prediksi bencana yang mungkin masih terjadi.
"Rapat kali ini, sebagaimana perintah Bapak Presiden, untuk memastikan negara hadir di masyarakat memberikan rasa aman dan nyaman agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman," ujarnya.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini menyebut, sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto, telah dibentuk Rapid Response Team atau Tim Respons Cepat manakala terjadi hal-hal yang terkait dengan gangguan keamanan, bencana, dan sebagainya.
"Kesimpulan rapat seluruh kementerian lembaga yang hadir di sini telah siap untuk melaksanakan dan menyukseskan mudik dan Lebaran Idulfitri 1446 H/2025," ucapnya.
(shf)
Lihat Juga :