Rakyat Indonesia Rugi Rp47,6 Miliar Per Hari Akibat Pertamax Oplosan
Jum'at, 28 Februari 2025 - 15:14 WIB
loading...
A
A
A
"Hak konsumen yang harusnya mendapatkan BBM dengan kualitas 92, tapi ternyata masyarakat ditipu dengan mendapatkan BBM kualitas 90, ketika mereka mengkonsumsi yang seharusnya Pertamax justru mendapatkan BBM kualitas lebih rendah," tuturnya.
Dia menerangkan, kerugian yang dialami masyarakat sebagai konsumen tak hanya berbentuk ekonomi, tapi juga kerusakan, seperti kerusakan kendaraan yang masih dilakukan penghitungan. Apalagi, lanjut dia, Pertamina Patra Niaga memonopoli atau menguasai penjualan BBM di Indonesia mencapai 80 persen lebih.
"Pertamina mempunyai stan paling tinggi 89%, ini kalau kita lihat konsumsinya secara total di tahun 2023 itu ada 5,4 juta kilo liter. Di pasar RON 92 kalau kita lihat keuntungan yang didapatkan Pertamina Patra Niaga dengan dia menjual RON 92 dengan kualitas 90 itu cukup tinggi sekali, Pertamax di tahun 2022 ketika harga Pertalite Rp10 ribu, harga Pertamax bisa Rp14.500 (Rp4.500 lebih mahal)," jelasnya.
Dia mengungkapkan, total kerugian imbas BBM oplosan itu, konsumen atau masyarakat merugi perhari mencapai Rp47,6 miliar dengan kualitas RON 90 dijual dengan harga RON 92 atau Pertamax. Sedangkan kerugian per tahun 2023 saja, total bisa mencapai Rp17,4 triliun dari sektor konsumen loss belaka.
Lihat Juga :