Budiman Sudjatmiko Sebut Cek Kesehatan Gratis Cegah Orang Jatuh Miskin
Rabu, 12 Februari 2025 - 13:40 WIB
loading...
Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko meresmikan program cek kesehatan gratis di Puskesmas Cilincing, Jakarta Utara, Senin (10/2/2025). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Senin (10/2/2025), sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Program ini merupakan salah satu dari dua inisiatif awal pemerintahan Prabowo, selain program Makan Siang Bergizi Gratis.
Peluncuran program Cek Kesehatan Gratis dilakukan serentak di berbagai Puskesmas di sejumlah kota di Indonesia. Di Jakarta Utara, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, meresmikan program tersebut di Puskesmas Cilincing, didampingi oleh Staf Ahli Kementerian Kesehatan dan Kepala Puskesmas setempat.
Dalam sambutannya, Budiman menegaskan pentingnya kesehatan dalam upaya menekan angka kemiskinan. Menurutnya, banyak masyarakat jatuh ke dalam kemiskinan akibat beban biaya pengobatan.
"Deteksi dini dapat mencegah penyakit menjadi lebih parah, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk pengobatan di kemudian hari," ujar Budiman dalam keterangannya dikutip, Rabu (12/2/2025).
Ia juga menyoroti banyak orang tua di Indonesia yang menghabiskan seluruh tabungannya untuk biaya kesehatan di masa tua. Selain itu, program ini secara khusus menargetkan kepala keluarga pencari nafkah agar tetap sehat dan mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Presiden Prabowo sangat peduli terhadap pengentasan kemiskinan. Program Cek Kesehatan Gratis ini adalah hadiah bagi warga Indonesia agar tetap sehat dan terhindar dari masalah ekonomi yang lebih dalam," tambahnya.
Dalam program ini, masyarakat yang sedang berulang tahun dapat mengakses pemeriksaan kesehatan umum secara gratis di Puskesmas terdekat, tanpa terikat lokasi domisili. Dengan target mencakup 281 juta penduduk Indonesia, pemerintah berharap program ini dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan peresmian di Cilincing, Budiman Sudjatmiko juga membagikan kue ulang tahun kepada beberapa warga yang sedang berulang tahun di Puskesmas tersebut.
Camat Cilincing, Romadi, mengungkapkan, sekitar 30% penduduk di wilayahnya tergolong miskin, dengan mayoritas bekerja sebagai nelayan, kuli bangunan, dan pekerja kasar lainnya. Ia juga menyoroti tingginya kasus penyakit pernapasan akibat keberadaan banyak pabrik di kawasan tersebut.
Selain itu, Cilincing merupakan salah satu daerah dengan angka stunting tertinggi di Jakarta. Kepala Puskesmas Cilincing, dr. Edison, menjelaskan bahwa masalah stunting di wilayah tersebut bersifat kompleks. "Orang tua yang mengalami stunting sejak kecil cenderung melahirkan anak yang juga mengalami stunting karena kurangnya pemahaman tentang pentingnya gizi," ujarnya.
Untuk mengatasi permasalahan ini, program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Cilincing menargetkan 30 pemeriksaan per hari. Bagi anak usia sekolah (6-18 tahun), pemeriksaan kesehatan dilakukan di sekolah, sementara kelompok usia lainnya dapat memanfaatkan layanan di Puskesmas. Dengan operasional Puskesmas selama 24 jam, dr. Edison optimistis target pemanfaatan program ini dapat tercapai.
Program Cek Kesehatan Gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan mereka sejak dini, sehingga dapat mencegah kemiskinan yang disebabkan oleh beban biaya pengobatan di kemudian hari.
Peluncuran program Cek Kesehatan Gratis dilakukan serentak di berbagai Puskesmas di sejumlah kota di Indonesia. Di Jakarta Utara, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, meresmikan program tersebut di Puskesmas Cilincing, didampingi oleh Staf Ahli Kementerian Kesehatan dan Kepala Puskesmas setempat.
Dalam sambutannya, Budiman menegaskan pentingnya kesehatan dalam upaya menekan angka kemiskinan. Menurutnya, banyak masyarakat jatuh ke dalam kemiskinan akibat beban biaya pengobatan.
"Deteksi dini dapat mencegah penyakit menjadi lebih parah, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk pengobatan di kemudian hari," ujar Budiman dalam keterangannya dikutip, Rabu (12/2/2025).
Ia juga menyoroti banyak orang tua di Indonesia yang menghabiskan seluruh tabungannya untuk biaya kesehatan di masa tua. Selain itu, program ini secara khusus menargetkan kepala keluarga pencari nafkah agar tetap sehat dan mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Presiden Prabowo sangat peduli terhadap pengentasan kemiskinan. Program Cek Kesehatan Gratis ini adalah hadiah bagi warga Indonesia agar tetap sehat dan terhindar dari masalah ekonomi yang lebih dalam," tambahnya.
Dalam program ini, masyarakat yang sedang berulang tahun dapat mengakses pemeriksaan kesehatan umum secara gratis di Puskesmas terdekat, tanpa terikat lokasi domisili. Dengan target mencakup 281 juta penduduk Indonesia, pemerintah berharap program ini dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan peresmian di Cilincing, Budiman Sudjatmiko juga membagikan kue ulang tahun kepada beberapa warga yang sedang berulang tahun di Puskesmas tersebut.
Camat Cilincing, Romadi, mengungkapkan, sekitar 30% penduduk di wilayahnya tergolong miskin, dengan mayoritas bekerja sebagai nelayan, kuli bangunan, dan pekerja kasar lainnya. Ia juga menyoroti tingginya kasus penyakit pernapasan akibat keberadaan banyak pabrik di kawasan tersebut.
Selain itu, Cilincing merupakan salah satu daerah dengan angka stunting tertinggi di Jakarta. Kepala Puskesmas Cilincing, dr. Edison, menjelaskan bahwa masalah stunting di wilayah tersebut bersifat kompleks. "Orang tua yang mengalami stunting sejak kecil cenderung melahirkan anak yang juga mengalami stunting karena kurangnya pemahaman tentang pentingnya gizi," ujarnya.
Untuk mengatasi permasalahan ini, program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Cilincing menargetkan 30 pemeriksaan per hari. Bagi anak usia sekolah (6-18 tahun), pemeriksaan kesehatan dilakukan di sekolah, sementara kelompok usia lainnya dapat memanfaatkan layanan di Puskesmas. Dengan operasional Puskesmas selama 24 jam, dr. Edison optimistis target pemanfaatan program ini dapat tercapai.
Program Cek Kesehatan Gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan mereka sejak dini, sehingga dapat mencegah kemiskinan yang disebabkan oleh beban biaya pengobatan di kemudian hari.
(abd)
Lihat Juga :