Prabowo Patok Harga Gabah Kering Rp6.500, Gerbang Tani: Perlu Dikawal di Lapangan

Jum'at, 07 Februari 2025 - 19:17 WIB
loading...
Prabowo Patok Harga...
Presiden Prabowo Subianto menghadiri telekonferensi bersama petani, penyuluh pertanian, kepala dinas provinsi, serta Perpadi yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian,Senin, 3 Februari 2025. Foto/Setpres
A A A
JAKARTA - Rencana Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait harga minimal gabah kering Rp6.500/kg mendapat apresiasi banyak kalangan. Gerbang Tani menilai langkah tersebut sebagai bentuk keberpihakan Prabowo kepada para petani dan harus dikawal bersama.

“Kami mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang mematok harga gabah kering petani di angka Rp6.500/kg. Jika kebijakan ini terealisasi bakal sangat menguntungkan para petani karena selama ini harga gabah kering seringkali di bawah biaya produksi sehingga petani kerap merugi,” ujar Ketua Umum Gerbang Tani Idham Arsyad, Jumat (7/2/2025).

Untuk diketahui, pernyataan Presiden Prabowo tentang patokan harga gabah kering disampaikan saat sidak ke Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (3/2/2025). Kepala Negara mengadakan telekonferensi bersama petani, penyuluh pertanian, kepala dinas provinsi, dan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi).

Prabowo Patok Harga Gabah Kering Rp6.500, Gerbang Tani: Perlu Dikawal di Lapangan

Ketua Umum Gerbang Tani Idham Arsyad. Foto/Istimewa

Baca juga: Prabowo: Pengusaha Harus Untung Tapi Tidak Boleh Seenaknya!



Idham mengatakan harga gabah kerap anjlok saat musim panen raya. Adanya pasokan berlebih, keterbatasan gudang penyimpanan, hingga ketergantungan petani kepada tengkulak menjadi beberapa faktor pemicu. “Situasi ini diperparah dengan tidak konsistennya kebijakan pemerintah seperti tetap melanjutkan impor beras atau kurang sigapnya intervensi pasar untuk menstabilkan harga gabah,” katanya.

Posisi lemah petani, kata Idham, mengancam regenarasi profesi ini. Banyak anak muda yang saat ini engan terjun ke dunia pertanian. Situasi ini dalam jangka panjang akan mengancam kedaulatan pangan yang menjadi cita-cita Presiden Prabowo.

“Ini ironis, sebagai negara agraris Indonesia terancam tidak mendapatkan pasokan tenaga kerja karena anak muda engan jadi petani karena terus merugi,” paparnya.

Idham wanti-wanti agar kebijakan Prabowo menetapkan patokan harga gabah kering ini dikawal bersama. Dia menuturkan, jangan sampai keputusan ini diabaikan oleh perusahaan penyedia beras yang ingin mengeruk keuntungan berlebih. Selain itu, petani harus memastikan jika kualitas gabah mereka terjaga terutama terkait kandungan air.

“Kualitas kadar air maksimal 25% dan kadar hampa maksimal 10%. Apabila kualitas gabah tidak memenuhi standar tersebut, maka akan dilakukan penyesuaian harga sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah. Ini akan jadi celah bagi pemerintah untuk memainkan harga yang ujungnya kembali merugikan petani sendiri,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Rekomendasi
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Berita Terkini
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved