Temukan 3 Bibit Siklon, BMKG: Curah Hujan Berpotensi Meningkat Sepekan ke Depan
Sabtu, 01 Februari 2025 - 23:13 WIB
loading...
BMKG menyebut adanya temuan 3 bibit siklon yang berpotensi memicu curah hujan di wilayah Indonesia meningkat sepekan ke depan. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ), Dwikorita Karnawati menyebutkan, adanya temuan 3 bibit siklon di wilayah Indonesia, khususnya Indonesia bagian Timur. Bibit siklon ini membuat Indonesia berpotensi mengalami peningkatan curah hujan selama sepekan ke depan.
"Karena pengaruh bibit siklon tersebut beserta adanya pengaruh La Nina lemah yang mengakibatkan terjadinya peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia," ujarnya, Sabtu (1/2/2025).
Menurutnya, kesiapsiagaan potensi dampak bibit siklon tropis yang baru saja muncul di perairan Samudera Hindia dikhawatirkan dapat berdampak, baik secara tak langsung maupun langsung yang dapat membahayakan pelayaran ataupun cuaca publik. Saat ini, di sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada kondisi puncak musim hujan, yaitu di Januari-Februari 2025.
Baca juga: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Berbagai Daerah hingga 3 Februari 2025
"Dalam puncak musim hujan masih pengaruh Monsun atau angin yang bertiup dari arah benua Asia semakin menguat intensitasnya, disertai La Nina Lemah, ini masih berlangsung yang semuanya diprediksi berlangsung hingga Maret-April (2025)," tuturnya.
"Karena pengaruh bibit siklon tersebut beserta adanya pengaruh La Nina lemah yang mengakibatkan terjadinya peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia," ujarnya, Sabtu (1/2/2025).
Menurutnya, kesiapsiagaan potensi dampak bibit siklon tropis yang baru saja muncul di perairan Samudera Hindia dikhawatirkan dapat berdampak, baik secara tak langsung maupun langsung yang dapat membahayakan pelayaran ataupun cuaca publik. Saat ini, di sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada kondisi puncak musim hujan, yaitu di Januari-Februari 2025.
Baca juga: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Berbagai Daerah hingga 3 Februari 2025
"Dalam puncak musim hujan masih pengaruh Monsun atau angin yang bertiup dari arah benua Asia semakin menguat intensitasnya, disertai La Nina Lemah, ini masih berlangsung yang semuanya diprediksi berlangsung hingga Maret-April (2025)," tuturnya.
Lihat Juga :