Keluar dari Persepi, Poltracking: Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik

Jum'at, 08 November 2024 - 23:30 WIB
loading...
Keluar dari Persepi,...
Direktur Poltracking Indonesia Indonesia Masduri Amrawi mengatakan, keputusan berani Poltracking Indonesia untuk keluar dari Persepi menunjukkan komitmen terhadap integritas menjaga kualitas data. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Poltracking Indonesia memilih independen demi mempertahankan integritas dan responsibilitas kejujuran lembaga survei dalam mengambil data. Keputusan berani Poltracking Indonesia untuk keluar dari Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) menunjukkan komitmen terhadap integritas menjaga kualitas data.

"Poltracking Indonesia pada 2014 diajak bergabung ke Persepi karena pertaruhan integritas, pada 2024 Poltracking Indonesia keluar dari Persepi juga karena pertaruhan integritas," kata Direktur Poltracking Indonesia Indonesia Masduri Amrawi dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (6/11/2024). Baca juga: Susul Poltracking, PPI Adi Prayitno dan Voxpol Pangi Caniago Ikut Keluar dari Persepsi

Poltracking Indonesia telah membangun reputasi selama 12 tahun. Mereka menolak mengorbankan integritas hanya karena satu survei Pilkada Jakarta dengan proses verifikasi yang tidak objektif.

Poltracking Indonesia telah membuktikan keakuratannya dalam berbagai momen penting pemilihan di Indonesia. Mulai dari Pemilu 2014 hingga Pemilu 2024, hasil survei dan quick count Poltracking Indonesia selalu menunjukkan presisi tinggi.

"Hasil Quick Count Poltracking Indonesia paling presisi di antara anggota-anggota Persepi. Termasuk hasil Pilpres 2019, hasil survei hanya selisih 1% dan quick count selisih 0,52% dengan hasil resmi KPU," tegasnya.

Keunggulan Poltracking Indonesia tidak hanya terlihat dalam skala nasional. Bahkan dalam Pilkada Bengkulu 2020, quick count Poltracking Indonesia mencapai tingkat akurasi sempurna dengan selisih 0% dari hasil resmi.

Poltracking Indonesia sangat ketat dalam proses sampling. Poltracking Indonesia Imempertahankan Primary Sampling Unit (PSU) awal dan hanya melakukan penggantian jika benar-benar diperlukan, demi menjaga kualitas data. Baca juga: Survei Poltracking: Elektabilitas Ridwan Kamil-Suswono 51,6%; Pramono-Rano 36,4%; Dharma-Kun 3,9%

Keputusan Poltracking Indonesia keluar dari Persepi demi mempertahankan integritas lembaga survei agar berani untuk tidak diintervensi dan jujur dalam melaksanakan proses pengambilan data. Potracking berkomitmen menghadirkan survei berkualitas tinggi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Indonesia.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Anggota Kompolnas Bisa...
Anggota Kompolnas Bisa Jadi Hakim Sidang Kode Etik Polri
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved