2 Stafsus KSAD Berpangkat Letjen TNI, Peraih Adhi Makayasa dengan Segudang Prestasi

Selasa, 05 November 2024 - 06:05 WIB
loading...
2 Stafsus KSAD Berpangkat...
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Stafsus KSAD berpangkat Letjen TNI menarik untuk diulas. Sebab, perwira tinggi (Pati) TNI yang bertugas menjadi Stafsus KSAD tersebut merupakan lulusan terbaik peraih penghargaan Adhi Makayasa.

Tidak hanya itu, Pati TNI tersebut juga merupakan Jenderal TNI yang memiliki segudang prestasi. Berbagai jabatan strategis pernah diemban oleh kedua Staf Khusus (Stafsus) KSAD tersebut.

Penunjukan kedua Pati TNI tersebut menjadi Stafsus KSAD berdasarkan kebijakan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan yang dikeluarkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Baca juga: 8 Kolonel Naik Pangkat Bintang 1 usai Dapat Promosi Jabatan dari Panglima TNI

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1264/X/2024 Tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia yang ditetapkan pada 18 Oktober 2024.

Lalu siapa dua perwira tinggi berpangkat Letjen TNI yang menjadi Stafsus KSAD, berikut ulasannya.

2 Stafsus KSAD Berpangkat Letjen TNI, Peraih Adhi Makayasa dengan Segudang Prestasi

1. Letjen TNI I Nyoman Cantiasa

Letjen TNI I Nyoman Cantiasa saat ini menduduki jabatan sebagai Stafsus KSAD dalam rangka penugasan di kementerian dan lembaga. Jabatan tersebut diembannya sejak 18 Oktober 2024.

Abituran Akademi Militer (Akmil) 1990 ini dari kesatuan Kopassus ini merupakan Jenderal TNI yang memiliki karier militer yang sangat cemerlang. Tidak hanya itu, dia juga kenyang dengan pengalaman tempur di medan operasi.

Mengawali karier militernya sebagai Danton Yonif Linud 328 Dirgahayu/Kostrad, pria kelahiran Buleleng, Bali pada 26 Juni 1967 ini kemudian dipercaya menjadi Danki Yonif Linud 328 Dirgahayu/Kostrad.

Dia kemudian kembali ke kesatuannya menjadi Wadansubtim Den 81 Gultor/Kopassus yang merupakan pasukan paling elite di Korps Baret Merah, kemudian, Dan Unit Den 81 Gultor/Kopassus, Dansubtim 2 Den 81 Gultor/Kopassus, Dantim Den 81 Gultor/Kopassus.

Lama bertugas di Gultor, dia kemudian dimutasi menjadi Dantim Intel Grup 3 Sandhi Yudha/Kopassus. Lalu Danseko Pusdikpassus, serta Dansepara Pusdikpassus.

Kariernya terus meningkat, dia kemudian mendapat kepercayaan menjadi Pabandya Ops Makopassus, kemudian Danyon 811/Sat-81/Kopassus, Dandenma Kopassus, Waasintel Danjen Kopassus dan menjadi orang kedua di pasukan antiteror dengan menduduki jabatan Wadansat-81/Kopassus hingga Dansat 81/Kopassus pada 2010.

Selanjutnya, dia diangkat menjadi Danpusdikpassus, Pamen Ahli Bidang Taktik Khusus Gultor Danjen Kopassus. Pamen Denma Mabesad (Dik Sesko TNI). Kemudian Danmentar Akmil, Danrem 163/Wirasatya.

Kariernya semakin bersinar, dia diangkat menjadi Danrem 173/Praja Vira Braja. Jabatan yang membuatnya masuk dalam jajaran pewira tinggi karena menyandang pangkat bintang satu atau Brigjen TNI. Dia lalu dimutasi menjadi Kasdam XVII/Cenderawasih.

Kariernya semakin moncer, dia kemudian diangkat menjadi Pa Sahli Tk. III Bidang Polkamnas Panglima TNI. Pada 2019, I Nyoman Cantiasa dipercaya memimpin pasukan Korps Baret Merah sebagai Danjen Kopassus. Setahun kemudian, dia menjabat Pangdam XVIII/Kasuari.

Dari situ, dia mengemban amanah sebagai Pangkogabwilhan III. Jabatan ini membuat bintang emas di pundaknya bertambah menjadi tiga atau Letjen TNI. Tak lama kemudian, dia diangkat menjadi Koorsahli KSAD, lalu Wakil Kepala BIN sebelum akhirnya menjadi Staf Khusus KSAD hingga sekarang.

Selain banyak menduduki jabatan strategis, dia juga kenyang dengan pengalaman tempur di medan operasi di antaranya, Operasi Seroja di Timor Timur (Timtim) sekarang bernama Timor Leste, kemudian penumpasan pemberontakan di Aceh, pembebasan sandera Mapenduma, Operasi Nemangkawi, hingga Operasi Damai Cartenz. Termasuk pembebasan Kapal MV Sinar Kudus dari Perompak di Perairan Somalia.

2 Stafsus KSAD Berpangkat Letjen TNI, Peraih Adhi Makayasa dengan Segudang Prestasi

2. Letjen TNI Teguh Pujo Rumekso

Letjen TNI Teguh Pujo Rumekso juga merupakan Perwira Tinggi (Pati) TNI AD yang kini menjadi Stasus KSAD dalam rangka penugasan di Kementerian dan Lembaga. Penunjukan sebagai Stafsus KSAD bersamaan dengan Letjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Teguh merupakan lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 1991 dari kecabangan Infanteri peraih penghargaan Adhi Makayasa. Teman seangkatan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto ini juga merupakan Jenderal TNI yang memiliki karier militer yang cemerlang.

Mengawali karier militernya sebagai Pama Pussenif, Teguh selanjutnya Kasdim 0418/Palembang REM 044/Garuda Dempo. Selanjutnya, Dandim 0904/Tanah Grogot.

Loyalitas dan dedikasinya dalam bertugas membuatnya dipercaya menjadi Wadan Grup B Paspampres. Selesai bertugas sebagai Wadan Grup B Paspampres, dia dipercaya menjadi Asops Kasdam VI/Mulawarman.

Kariernya terus meningkat, dia dipercaya menjadi Danrem 172/Praja Wira Yakth. Lalu Wadanpussenif Kodiklatad, jabatan yang membuatnya pecah bintang menjadi Brigjen TNI. Tak lama kemudian, dia dimutasi menjadi Kasdam VI/Mulawarman.

Selanjutnya dia mendapat promosi jabatan menjadi Danpussenif Kodiklatad dengan pangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI. Selanjutnya, Danpuspenerbad, Pangdam VI/Mulawarman. Kariernya semakin mentereng, dia kembali mendapat promosi jabatan menjadi Sesmenko Polhukam sebelum akhirnya menjadi Stafsus KSAD hingga sekarang.

Selama mengabdi di militer, Teguh juga kenyang dengan pengalaman operasi. Di antaranya, Operasi Seroja di Timtim dan Operasi Perbatasan Indonesia-Malaysia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
KSAD Soroti Produksi...
KSAD Soroti Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?
Polemik Pembubaran Nobar...
Polemik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi, KSAD Buka Suara
Rekomendasi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved