Bakamla Kembali Sigap Intercept Kapal Coast Guard China di Natuna Utara

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 10:09 WIB
loading...
Bakamla Kembali Sigap...
Petugas dari Bakamla RI memperingatkan Kapal Coast Guard China agar pergi dari wilayah yurisdiksi Indonesia di Laut Natuna Utara. Foto/Bakamla RI
A A A
JAKARTA - China benar-benar agresif dalam klaim sepihak mereka melalui peta Nine Dash Line di Laut China Selatan. Dalam dua hari ini, Kapal China Coast Guard (CCG) 5402 kembali memasuki Laut Natuna Utara yang masih merupakan wilayah Yurisdiksi Indonesia.

Badan Keamanan Laut (Bakamla)/Indonesian Coast Guard kembali memergoki Kapal China Coast Guard (CCG) 5402 berada di wilayah yurisdiksi Indonesia, tepatnya di Laut Natuna Utara pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Mendapat laporan keberadaan kapal CCG 5402, Direktur Operasi Laut Bakamla Laksma Bakamla Octavianus Budi Susanto, mengirim Kapal Negara (KN) Pulau Dana-323 untuk melaksanakan intercept.

Baca juga: China Usik Laut Natuna Utara Indonesia, Ujian Pertama bagi Prabowo

Pukul 07.30 WIB, KN. Pulau Dana-323 melakukan kontak komunikasi namun tidak di respons oleh kapal CCG 5402, justru malah mendekati serta mengganggu MV Geo Coral yang sedang melakukan kegiatan survei. KN Pulau Dana-323 menghalau CCG 5402 untuk keluar dari Landas Kontinen Indonesia agar tidak mengganggu kegiatan survei MV Geo Coral. Pada Pelaksanaan shadowing KN. Pulau Dana-323 Bakamla bekerja sama dengan KRI SSA-378 TNI AL.

Pengusiran yang dilakukan oleh Bakamla terhadap kapal CCG di Landas Kontinen Laut Natuna Utara bersama unsur dari TNI AL, merupakan bentuk nyata dari komitmen untuk selalu menjaga keamanan di laut sesuai dengan tugas dan fungsi Bakamla RI, melalui patroli yang dilakukan oleh unsur-unsurnya.

Baca juga: 7 Perwira Tinggi Naik Pangkat Bintang 2 Usai Dimutasi Panglima TNI, Ini Nama-namanya

Sebelumnya, pada Senin, 21 Oktober 2024 Bakamla melalui unsur Kapal Negara (KN) Tanjung Datu-301, melakukan shadowing dan mengusir kapal CCG 5402. Kapal China Coast Guard terpantau mengganggu kegiatan Survei dan Pengolahan Data Seismik 3D Arwana yang sedang dilaksanakan oleh PT Pertamina East Natuna menggunakan kapal MV Geo Coral. Peristiwa ini terjadi di Laut Natuna Utara

KN Tanjung Datu 301 kala itu mendapat perbantuan kekuatan dari kapal patroli TNI AL KRI Sutedi Senaputera 378 dan Pesawat Patroli Udara Maritim Bakamla. Bersama-sama, kedua kapal patroli Indonesia tersebut melaksanakan shadowing dan berhasil mengusir kapal CCG 5402 keluar dari wilayah yurisdiksi Indonesia di Laut Natuna Utara.

Kepala Humas Bakamla Kolonel (Marinir) Gugun Saeful Rachman mengatakan, Bakamla akan terus melakukan patroli dan pemantauan intensif di wilayah perairan Natuna Utara untuk memastikan kegiatan survei seismik berjalan tanpa gangguan serta menjaga kedaulatan dan hak berdaulat Indonesia.

‘’Sesuai instruksi pimpinan dalam hal ini Kepala Bakamla Laksdya TNI Irvansyah, operasi ini juga mencerminkan komitmen Bakamla dalam menjaga ketertiban dan keamanan maritim di perairan strategis Indonesia,” tegas Gugun.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Bakamla Akui Perlu Jet...
Bakamla Akui Perlu Jet Canggih untuk Pantau Perairan: Kecepatan Informasi Dibutuhkan
Japan Coast Guard Pinjamkan...
Japan Coast Guard Pinjamkan Jet Canggih untuk Latihan Personel Bakamla Pantau Perairan Jakarta
Kumpulkan Pati TNI-Polri,...
Kumpulkan Pati TNI-Polri, Prabowo Bakal Evaluasi dan Beri Arahan Strategis
Bakamla Tegaskan Peran...
Bakamla Tegaskan Peran Garda Terdepan Keamanan Laut pada HUT ke-20
Dua Bibit Siklon Tropis...
Dua Bibit Siklon Tropis 96S dan 98S Terdeteksi di Selatan Perairan Indonesia, Waspadai Gelombang Tinggi
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 25-28 Mei 2026
BMKG Keluarkan Peringatan...
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 24-27 Mei
Prabowo: Puluhan Ribu...
Prabowo: Puluhan Ribu Kapal Asing Tiap Malam Mengambil Kekayaan RI secara Ilegal
Rekomendasi
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Berita Terkini
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved