Friksi Internal PDIP Pemicu Alotnya Penentuan Calon Wali Kota Surabaya

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 20:17 WIB
loading...
A A A
Menurutnya, ada dilema di internal PDIP. "Karena kalau memilih Wishnu karena dia kader PDIP maka diaharapkan PDIP bakal solid, soal menang atau tidak itu soal kemudian. Kalau memilih Eri, dia kan basisnya bukan kader. Nah, dilema-dilema itu yang belum ketemu di antara tokoh-tokoh di Surabaya," paparnya.

Suko juga membaca kekaguman Ketua umum DPP PDIP Megawati yang dalam berbagai kesempatan selalu mengelu-elukan prestasi Risma dalam memimpin Kota Surabaya. "Kalau Bu Mega pasti prefer ke calon yang dijagokan Bu Risma otomatis. Faktor trust Bu Mega terhadap Bu Risma itu pasti. tetapi kan di dalam keputusan PDIP setempat kan yang dijagokan Pak Wishnu," urainya.

Di sisi lain, kata Suko, alotnya pencalonan wali kota dan wakil wali Kota Surabaya di internal PDIP ini juga dipengaruhi misi politik 2024. Menurutnya, DPP PDIP pasti berhitung bahwa PDIP harus tetap menjaga kekuasaannya di Kota Surabaya yang sudah digenggamnya selama 20 tahun, yakni dua periode kepemimpinan Bambang Dh dan dua periode kepemimpinan Tri Rismaharini.

"PDIP sangat membaca kepentingan Pilkada Surabaya dengan Pemilu 2024 karena Surabaya kan barometernya Jawa Timur, dan PDIP yang sangat kuat di Jawa Timur kan salah satunya di Surabaya," tuturnya. (Baca juga: Megawati Tugaskan Anak Buahnya Konsolidasi di Jatim dan Kota Surabaya)

Dikatakan Suko, jumlah anggota DPR PDIP yang terpilih dari Surabaya cukup banyak. Selain itu, banyak tokoh PDIP di pusat yang andal berasal dari Surabaya. Misalnya Bambang DH atau Indah Kurnia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Putuskan Pemilu Tak Lagi Serentak
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved