Pernusa Sebut Dua Periode Jokowi, Indonesia Alami Kemajuan

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 20:13 WIB
loading...
Pernusa Sebut Dua Periode...
Dua periode kepemimpinan Presiden Jokowi membuat Indonesia mengalami kemajuan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dua periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) membuat Indonesia mengalami kemajuan di berbagai bidang. Namun demikian, masih saja ada segelintir pihak yang berusaha menyerang Jokowi dengan berbagai cara.

"Jadi ada orang sakit hati saja karena melihat keberhasilan Pak Jokowi selama dua periode. Sehingga diserang pribadinya dan keluarganya dengan berbagai isu," kata Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), Kanjeng Pangeran Norman saat Podcast bertajuk 2 Periode Jokowi Jadi Persiden RI Banyak Perubahan, Jumat (4/10/2024).

Kritik kepada keluarga Jokowi di akhir masa jabatan, hal yang wajar. Namun, dia mensinyalir, isu ini diproduksi dan diamplifikasi untuk mengacaukan keadaan. "Sebab, Pak Jokowi dan Pak Prabowo mulus dalam masa transisi ini. Saya pikir serangan dan hantaman itu akan berakhir setelah lengser," ujarnya.

Baca juga: Survei Indikator: 75% Masyarakat Puas Kinerja Presiden Jokowi

Di sisi lain, kata dia, ada pihak atau kelompok sakit hati yang berupaya untuk menyerang pribadi Jokowi maupun keluarganya dari berbagai isu, mulai dari jet pribadi Kaesang hingga Fufufafa.

"Itu kelompok sakit hati saja. Siapa orang besar di negara ini yang enggak pernah naik jet pribadi, Surya Paloh, Megawati. Kenapa ini kaesang aja? Berarti ini kan sudah mengarah ke pribadi, dan tujuannya sentimennya untuk mengganggu keluarga Pak Jokowi," pungkasnya.

Baca juga: Pemerintahan Jokowi Dinilai Banyak Bawa Perubahan

Dia sangat yakin pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, 20 Oktober nanti berjalan lancar. Dia melihat, beragam aksi-aksi unjuk rasa yang direncanakan, tak akan memengaruhi proses transisi kepemimpinan Jokowi ke Prabowo.



"Biarkan saja kalau ada pihak yang coba mengganggu proses pelantikan. Mereka hanya mencari perhatian, kelompoknya pun kecil," tegasnya.

Dia pun menyakini aparat keamanan, terutama TNI dan Polri telah memitigasi situasi dan bakal menjaga stabilitas nasional. Selain itu, aksi yang mengancam keamanan, tegas dia, bertentangan dengan kehendak rakyat Indonesia. Kanjeng Norman juga mengingatkan, Indonesia adalah negara hukum. Aksi yang mengacau keamanan, jelas bukan ciri demokrasi yang beradab.

"Itu pilihan rakyat, karenanya jika ada yang menggagalkan, akan berhadapan dengan rakyat. Bahkan, 85 persen partai politik sudah mendukung Prabowo-Gibran," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved