Ada Penghalang antara PDIP dan Anies, Hasto Tuding Pemilik Kekuasaan

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 10:43 WIB
loading...
Ada Penghalang antara...
Sekjen PDIP mengungkap ada pihak yang menciptakan political barrier antara PDIP dan Anies Baswedan di Pilkada 2024. FOTO/DOK.MPI
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) Hasto Kristiyanto meyakini rakyat telah paham ada pihak yang mencoba menciptakan political barrier antara PDIP dan Anies Baswedan di Pilkada 2024. Pihak yang dimaksud Hasto adala para penguasa.

Hasto mengatakan, gagalnya Anies maju dalam Pilkada 2024 bukan dari PDIP. Menurutnya, penguasa yang membuat Anies gagal melangkah ke Pilkada 2024.

"Kan rakyat tahu yang mencoba menghalangi Pak Anies kan bukan dari PDI Perjuangan. Ada kekuasaan yang sampai konstitusi pun mau dilanggar, sampai kemudian digalang diciptakan benteng-benteng kekuasaan untuk mengepung PDI Perjuangan, termasuk Pak Anies," kata Hasto kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Jumat (30/8/2024).



Hasto meyakini pendukung Anies paham pihak yang menghambat mantan Gubernur Jakarta itu melenggang Pilkada 2024. Ia memastikan, gagalnya Anies maju di Pilkada bukan dari PDI Perjuangan.

"Itu kami pastikan bukan dari PDI Perjuangan, karena PDI Perjuangan mampu membangun komunikasi yang konstruktif," ucap Hasto.

Hasto mengakui lama tak menjalin komunikasi dengan Anies sejak 2015. Namun, kata dia, PDIP mencoba bangun kesepahaman dengan Anies pada Pilkada 2024. "Tapi dengan Pilkada ini akhirnya membangun kesepahaman. Itulah yang sangat penting," tutur Hasto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved